Waktu Melempar Jumrah Aqobah

Kapan waktu pelemparan Jumrah Aqabah selesai; dan kapan waktu pengqadhaannya habis?

Jawaban:

Melempar Jumrah Aqabah dilakukan pada hari raya Idul Adha dan selesai ketika terbit fajar pada tanggal sebelas Dzulhijjah. Sedangkan pada akhir malam hari raya dikhususkan untuk orang-orang lemah dan sebagainya yang tidak bisa berdesak-desakakan dengan manusia. Adapun pelemparan Jumrah pada hari Tasryriq, dimulai setelah matahari condong ke barat hingga terbit fajar pada malam hari berikutnya, kecuali pada akhir hari Tasyriq, maka malamnya tidak boleh digunakan untuk melempar Jumrah, karena itu sudah masuk malam keempat belas, sementara hari Tasyriq habis ketika matahari tenggelam pada tanggal tiga belas Dzulhijjah. Maka dari itu, melempar Jumrah di siang hari lebih baik, hanya saja pada saat itu para jama’ah haji berdesak-desakkan dan tidak perduli antara satu dengan yang lain. Tetapi jika ada orang yang takut jatuh atau bahaya atau kesulitan yang sangat, maka dia boleh melempar di malam hari dan tidak apa-apa. Begitu juga jika seseorang merasa lebih tenang dan tidak merasa khawatir melempar di malam hari, maka tidak apa-apa baginya. Namun sebaiknya dia berhati-hati dalam masalah ini dan tidak melempar Jumrah di malam hari kecuali karena ada keperluan. Sedangkan perkataan penanya tentang habisnya masa qadha’ adalah jika fajar telah terbit pada hari berikutnya.

Sumber: Diadaptasi dari Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin, Fataawaa Arkaanil Islam, atau Tuntunan Tanya-Jawab Akidah, Shalat, Zakat, Puasa, Haji: Fataawaa Arkaanil Islam, terj. Muniril Abidin, M.Ag (Darul Falah, 2005), hlm. 588.