Ash-Shalabi Bantah Ada Kesepakatan dengan Keluarga Qaddhafi

Tokoh da’i tersohor Libya, Syaikh Ali Ash-Shalabi, Kamis (4/8), membantah apa yang telah diumumkan oleh putra Qaddafi, Saiful Islam, bahwa para aktivis Muslim Libya telah menjalin kesepakatan dengan pemerintah Qaddafi untuk memerangi kekuatan sekuler. Syaikh Ash-Shalabi sebut bahwa berita itu dusta dan hanya upaya untuk memecah belah persatuan nasional.

“Perkaaan Saiful Islam itu sangat tidak berdasar dan dusta, bertujuan untuk memecah belah kesatuan umat Islam yang sedang berperang untuk melengserkan pemerinahan Qaddafi,” jelasnya kepada AFP melalui saluran telepon, sebagaimana dikutip oleh Islamtoday.net, Kamis (4/8).

Kepada harian New York Times, Rabu (3/8), putra Qaddafi, Saiful Islam, mengaku bahwa keluarganya telah mengadakan kesepakatan dengan para aktifis Muslim Libya untuk menyingkirkan sukuler. Saiful Islam menyebut para oposisi sebagai sekuler yang akan mereka perangi.

Syaikh Shalabi menjelaskan bahwa dirinya memang pernah berdialog dengan Saiful islam. Tapi itu hanya membicarakan tiga masalah, yaitu tentang kepergian Qaddafi serta putra-putranya dari Libya, menjaga keamanan wilayah ibu kota dari kehancuran dan mencegah terjadinya pertumpahan darah.” (Fani/ist)