Persatuan Ulama Irak Kutuk Penangkapan Brutal yang Dilakukan Pemerintah Syiah Irak pada Warga Sunni

Kiblat.net – Persatuan Ulama Irak mengutuk keras kejahatan yang dilakukan pasukan pemerintah Syi’ah Irak dengan menangkap semena-mena seorang ulama Sunni di provinsi Anbar pada Ahad (23/6/2013).

Syaikh Ahmad Awad Al Kubasi, seroang guru besar ekonomi Islam di universitas Imam Al A’dzam, di tangkap dalam sebuah kampanye diskriminasi terhadap warga Sunni di distrik Kabisah, provinsi Anbar. Dalam kampanye itu, 12 warga sipil sunni juga ditangkap.

“Kejahatan penangkapan ini adalah sebagai bagian dari rangkaian penderitaan yang dialami para imam dan khatib-khatib masjid, dari penangkapan terus menerus yang dilancarkan pasukan keamanan pemerintah terhadap rakyat Irak secara keseluruhan dan para penentang kebijakan politik pemerintah, terlebih setelah pemerintah merasa putus asa karena tidak bisa membendung gelombang kampanye anti pemerintah yang dilancarkan rakyat Irak diberbagai daerah” kata bidang kebudayaan dan informasi Persatuan Ulama Irak dalam sebuah konferensi press, Ahad 23/6/2013.

Dalam kongerensi press yang digelar Persatuan Ulama Tersebut, para Ulama Irak menuntut pemerintah bertanggung jawab penuh atas keselamatan Syaikh Al kubasi dan warga yang ditangkap bersamanya, serta menunut pemerintah untuk segera membebaskan mereka.

Selain penangkapan Syaikh Al Kubasi dan 12 warga Anbar, pasukan keamanan Irak juga menangkap 17 warga Irak lainnya di dua provinsi Irak, yaitu provinsi Ninaweh dan Shalahunddin yang merupakan basis Ahlu Sunnah Wal Jama’ah. [hunef]