Yahudi Ultra-Ortodoks “Menyerbu” Masjid Al-Aqsha

Ketegangan meningkat di Masjid Al-Aqsa pada hari Minggu pagi kemarin (18/9) setelah otoritas pendudukan Israel (IOA) membuka situs suci tersebut untuk kelompok ultra-ortodoks Yahudi.

Polisi Israel berjaga-jaga untuk melindungi kaum Yahudi yang terus menerus memasuki kompleks masjid Al-Aqsha, sepanjang hari minggu kemarin, dalam rangka “program turis untuk warga asing”.

Pasukan pendudukan dikerahkan di gerbang kompleks serta di Kota Tua Yerusalem. Pasukan Israel mendirikan pos-pos pemeriksaan baru pada jalan menuju ke masjid dan menghentikan serta memeriksa bus Palestina. Langkah pendudukan Israel ini telah menarik kecaman dari rakyat Palestina.

Dalam pernyataan bersama, politisi Hamas di Tepi Barat mengatakan dibiarkannya yahudi memasuki kompleks masjid Al-Aqsha bertujuan menantang identitas Islam atas masjid suci tersebut dan mengklaim sebagai milik Yahudi, dan Hamas menyerukan massa dan pejabat Palestina untuk bertindak segera dalam upaya melindungi Masjid Al-Aqsha. (Fani/erm)