Khadafi Lengser, Muslim Sierra Leone Batal Naik Haji

Ratusan warga Muslim Sierra Leone harus menghapus mimpi mereka untuk melakukan ibadah haji tahun ini, akibat kehilangan sponsor dari negeri seperti Libya. Ini disebabkan karena terjadi kekisruhan politik di Libya.

Menurut Syekh Minkalu Adams dari Liga Persekutuan Muslim (AML), negara seperti Libya, Mesir dan Suriah dilanda revolusi Arab di wilayah mereka masing-masing. Mereka umumnya menyediakan biaya gratis untuk umat Muslim dari negara miskin untuk melakukan ibadah haji.

“Mereka (umat) khawatir karena tidak memiliki biaya (untuk haji) dan mengharapkan tiket gratis dari ketiga negara ini Libya, Mesir dan Suriah,” ucap Syekh Adams seperti dikutip AFP, Sabtu (17/9/2011).

Menurutnya, sekira 300 umat Muslim yang sekarang sudah terdaftar untuk diberikan fasilitas haji gratis kini terancam batal naik haji.

“Negara-negara itu sudah disibukan dengan masalah politik yang terjadi di negara mereka. Dikabarkan, mereka tidak akan memperpanjang bantuan tersebut,” ungkap seorang warga yang kebetulan mendapat tiket haji gratis tahun lalu.

Selama bertahun-tahun Libya menjadi donor bagi umat Muslim yang ingin menjalani ibadah haji tetapi tidak memiliki biaya. Pada 2010 lalu, Libya memberangkatkan sekira 350 warga Sierra Leone yang diterbangkan melalui Libya.

Menurut tokoh ulama Sierra Leone El Haj Mohamed Sanusi, seluruh tiket gratis itu diberikan oleh Moammar Gaddafi. “Sumbangan (tiket) itu langsung dari Gaddafi, tetapi saat ini pemerintahannya sudah dilengserkan dan pemerintah Dewan Transisi Nasional saat ini tengah sibuk memperkuat posisi mereka,” ucap Sanusi.

Sekira empat juta dari enam juta warga Sierra Leone beragama Islam. Tetapi hanya sedikit dari mereka yang mampu melakukan ibadah haji. (Fani/okz)