Dianggap Bahayakan Moral, Hamas Larang Siswa Gaza Belajar ke AS

Hamas melarang delapan siswa remaja yang mendapat beasiswa untuk belajar di AS meninggalkan wilayah itu, kelompok hak asasi Palestina mengatakan Rabu kemarin (17/8).

Langkah ini tampaknya menjadi bagian dari kampanye intensif Hamas melawan kelompok-kelompok yang mereka pandang mempromosikan gaya hidup Barat.

Pusat Palestina untuk Hak Asasi Manusia mengatakan delapan siswa diberikan beasiswa AMIDEAST, sebuah program yang mendidik remaja berbakat dari Timur Tengah dan Afrika Utara selama satu tahun di AS. Pada akhir tahun, siswa kembali ke negara asal mereka untuk menyelesaikan pendidikan mereka. Para siswa diberikan beasiswa didasarkan pada prestasi akademik mereka.

Dalam sebuah pernyataan, kelompok hak asasi mengatakan menteri pendidikan Hamas menolak memberikan perjalan kepada orang tua para siswa dengan alasan sosial dan budaya. Kelompok HAM juga menuduh Hamas melanggar hak orang tua untuk mendidik anak-anak mereka sesuai dengan pilihan mereka sendiri.

Larangan itu datang sehari setelah jaringan kelompok bantuan di Gaza mengecam Hamas karena memaksa pekerja bantuan untuk mendaftar kepada Hamas sebelum melakukan kegiatan di luar Jalur Gaza. Dan minggu lalu, Hamas menutup LSM AS International Medical Corps setelah mereka menolak untuk tunduk pada audit Hamas. (Fani/erm)