Israel Seret Tiga Bocah Mesir ke Pengadilan

Kejahatan Israel masih terus berlangsung, tidak kenal usia dan norma. Hal itu terbukti pada hari ini, Rabu (20/07), pengadilan Israel di Bersyeba mengadili tiga bocah asal Sinai, Mesir. Ketiga bocah itu dituduh telah menyusup secara ilegal ke Israel dan menyelundupkan barang.

Menyikapi peristiwa itu, diplomat dan konsulat Mesir segera menghubungi pemerintah Israel dan memintanya untuk membebaskan tiga bocah yang masih kecil usianya. Tiga bocah itu adalah Shalah Ahmad Abdullah Salim (15 thn), Muhammad Salim Silmi ‘Ied (15 thn) dan Faiz Abdul Hamid Abdullah Salamah (14 thn).

Menurut harian Al-Mishri Al-Yaum, persidangan ini adalah untuk kali kedua. Persidangan pertama atas terdakwa tiga bocah Mesir dilakukan pada hari Ahad lalu yang juga dihadiri oleh konsulat Mesir. Konsulat selalu mendampingi persidangan tiga bocah Mesir itu. Konsulat ingin memastikan tidak adanya penganiayaan oleh pemerintah Israel atas ketiga bocah tersebut, sebagaimana diberitakan oleh situs berita timur tengah, Islammemo.cc, Rabu (20/07).

Sementara itu, 16 lembaga HAM Mesir, angkatan bersenjata Mesir dan pemerintah Mesir yang diwakili oleh Departemen Luar Negeri bertemu untuk segera mengambil langkah-langkah guna membebaskan tiga bocah itu, dan memastikan mereka dapat pulang dengan selamat. Langkah hukum akan segera diambil untuk membebaskan ketiga bocah Mesir tersebut.

Berita penangkapan ketiga bocah Mesir oleh pemerintah Israel pertamakali dirilis oleh situs resmi milik kantor berita Palestina. Dalam rilisnya, pemerintah Israel telah menahan 3 bocah Mesir yang usianya berkisar 14 tahunan. Ketiga bocah itu ditahan di penjara Bersyeba setelah beberapa hari yang lalu mereka didakwa telah menyusup secara ilegal.

Menurut informasi dari kantor berita Palestina, pemerintah Israel menangkap ketiga bocah itu tidak jauh dari perbatasan Rafah, Mesir. Bukannya dideportasi ke negara mereka, tapi justru mereka dipenjara dan diseret ke pengadilan. (Fani/ism)