Pernyataan Menag Soal Al Zaytun Gegabah dan Prematur

Forum Ulama Umat Indonesia (FUUI) menyesalkan sikap Menteri Agama Suryadharma Ali yang dinilai gegabah dan terlalu dini langsung menyatakan Ma’had Al Zaytun tidak ada hubungan dengan NII KW 9. Padahal Menag baru sekali berkunjung dan itu pun bersifat seremonial.

Kecaman itu dilontarkan Sekjen FUUI Hedi Muhammad, Kamis (12/5/2011). “Dalam kondisi syubhat, artinya ada ketidakjelasan, Menag justru berkunjung akrab ke Al-Zaytun, dan dengan sekali kunjungan seremonial itu lantas menyimpulkan bahwa Al-Zaytun adalah pesantren terbaik. Itu gegabah dan terlalu dini berkesimpulan,” ujar Hedi.

Hedi mempertanyakan kenapa Menag tidak mengkaji dulu hasil penelitian Litbang Depag yang justru menemukan hubungan antara NII Gadungan KW9 dengan Al-Zaytun.

“Tidakkah Menag terlebih dahulu mengakses informasi dari MUI yang tegas dalam hasil penelitiannya bahwa Al-Zaytun didanai para Anggota NII Gadungan KW9. Apa Menag juga tidak tahu kalau Badan Kerjasama Pondok Pesantren Indonesia telah mengantongi bukti-bukti anomali AL-Zaytun. Lantas apa Menag juga tidak tahu kalau FUUI yang merupakan forum ulama memiliki banyak saksi yang mendapat ajaran sesat langsung dari Panji Gumilang?” kecam Hedi.

Hedi mengaku heran apa yang membuat Menag sampai lebih mempercayai Al Zaytun yang sedang bermasalah, dibandingkan MUI yang merupakan wadah ulama se-Indonesia. Menurutnya apa yang dilakukan Menag kemarin dan apa yang disampaikannya, menjadi bukti bahwa ada skenario politik di balik NII Gadungan yang dipimpin Panji Gumilang.

“Jelas ada agenda tersembunyi berkenaan dengan Al-Zaytun dan NII Gadungannya, Menag yang saya kagumi kini telah terjebak dalam suatu kooptasi. Rakyat Indonesia telah menemukan saat yang tepat untuk membuka mata terhadap pemerintahnya sendiri,” tandasnya.

Hedi juga menilai langkah Menag soal Al Zaytun akan menjadi kontraproduktif terhadap citranya sendiri. “Ini akan menimbulkan kerenggangan dengan para pengelola pesantren se-Indonesia dan berseberangan dengan para ulama,” pungkasnya.

Rabu (11/5/2011), Menag Suryadharma Ali berkunjung ke Al Zaytun. Menag memuji Al Zaytun merupakan pesantren yang megah dan terbaik dari yang terbaik. Menag juga mengatakan tak menemukan NII di Al Zaytun.

Red: Fani
Sumber: Bandung.detik.com