Katolik Minta Supaya Hadits Nabi Ditinjau Kembali

Konferensi para uskup Timur Tengah dan perwakilan ummat Katolik dari seluruh penjuru dunia yang diadakan di Roma atas undangan Vatikan fokus membahas beberapa permasalahan, terutama untuk meminta para ulama dari agama Islam guna meninjau ulang hadits-hadits nabi. Pasalnya, hadits-hadits nabi banyak mendorong pada kekerasan. Juga, supaya tidak ada paksaan dalam beragama demi melestarikannya kegiatan kristenisasi, tuduh para peserta konferensi.

Permintaan tersebut tidak bermaksud untuk mencampuri akidah ummat Islam, tapi bertujuan untuk menjaga keharmonisan hubungan antara ummat Kristen dan ummat Islam, berdasarkan klaim pengamat Katolik Mesir yang meragukan keabsahan sebagian ayat Al-Qur’an, Amin Fahmi, sebagaimana dilansir oleh Islammemo.cc.

Klaim serupa juga disampaikan oleh uskup Antonio Naguib asal Mesir, “Hadits-hadits nabi harus lah ditinjau ulang karena banyak kaum “radikal” yang bersandar dengannya untuk melakukan kekerasan.”

Para peserta konferensi lainnya juga turut menuduh bahwa hadits-hadits nabi banyak mendorong pada kekerasan, itu berdasarkan history yang ada. Maka demi menghormati hak asasi manusi (HAM), peninjauan itu harus dilakukan.

Menurut jadwal, konferensi yang dihadiri para uskup Timur Tengah dan juga perwakilan ummat Kristen Katolik dari berbagai penjuru dunia ini masih akan berlangsung hingga 24 Oktober. (ism/Fani)