Israel Gunakan Ayat Al-Qur’an Untuk Klaim Tanah Yerusalem

ImageSejumlah surat kabar, Rabu (14/4), memberitakan, orang-orang Israel menggunakan ayat-ayat Al-Qur'an untuk mengklaim bahwa Yerusalem itu milik kaum Yahudi.   Klaim itu disebarkan oleh orang-orang Yahudi melalui selebaran-selebaran dan dibagikan kepada penduduk Yerusalem. Dalam selebaran itu tertulis ayat-ayat Al-Qur'an dan Taurat, untuk kemudian mereka jadikan sebagai hujjah bahwa tanah Yerusalem adalah milik kaum Yahudi. Sebagaimana disampaikan oleh salah seorang anggota Liga Arab ketika membahas seputar "penjajahan tanah palestina dan Arab", dan dikutip oleh harian ar-Ra'yu.
  Selain itu, dalam selebaran itu juga orang-orang Israel mengutip isi taurat yang menyatakan, "Tanah Israel sudah sangat kecil. Ia menjadi milik orang-orang Yahudi saja, adapun selainnya dilarang untuk menempatinya. Karena dulu orang-orang Yahudi tidak melaksanakan perintah Tuhan ini, kami pun diusir dari negeri Israel sedikitnya selama 2000 tahun. Tapi sekarang, setelah orang-orang Yahudi kembali ke Israel sebagaimana yang dijanjikan oleh para nabi maka sudah saatnya sekarang orang-orang Yahudi untuk melaksanakan mandat Tuhan ini. Untuk itu, kami minta agar kalian meninggalkan tanah Israel."

Mereka juga menyatakan, Orang Yahudi yang beriman maka ia wajib untuk melaksanakan perintah Taurat itu. Di Taurat dan terdapat di beberapa tempat di jelaskan, "Tanah Israel adalah diberikan untuk Ibrahim, Ishaq, Ya'qub, dan para cucu-cucunya, tidak untuk selain mereka. Dan semua orang sudah sepakat, bahwa kami adalah cucu-cucu mereka. Cucu daripada Ibrahim, Ishaq, dan Ya'qub."

Tidak Ada Pertentangan Antara Perintah Taurat dan Al-Qur'an

Klaim mereka  yang lain yang disebarkan dalam sebuah selebaran, "Tidak ada pertentangan antara yang diperintahkan kepada kami di dalam Taurat dengan apa yang diperintahkan kepada kalian di dalam Al-Qur'an."

Kemudian setelah itu, orang-orang Yahudi mengutip ayat Al-Qur'an:

(Artinya), "Dan Kami berfirman sesudah itu kepada Bani Israil, "Diamlah di negeri ini, Maka apabila datang masa berbangkit, niscaya Kami datangkan kamu dalam Keadaan bercampur baur (dengan musuhmu )," (Al-Isra': 104).

"Dan sebelum Al Quran itu telah ada kitab Musa sebagai petunjuk dan rahmat. dan ini (Al Quran) adalah kitab yang membenarkannya dalam bahasa Arab untuk memberi peringatan kepada orang-orang yang zalim dan memberi kabar gembira kepada orang-orang yang berbuat baik," (Al-Ahqaaf: 12).

Israel Beri Bantuan Vinansial Bagi Warga Muslim Yerusalem yang Mau Pindah

Dalam selebaran yang ditujukan kepada kaum muslimin di Yerusalem, mereka juga mengatakan, "Kami mengatakan demikian berdasarkan pandangan dari segi agama untuk memberikan kedamaian di bumi Israel, dan kami juga telah menjelaskan kepada kalian dengan beberapa artikel yang bersumber dari Al-Qur'an dan Taurat. Kami yakinkan kepada kalian, kami tidak akan memaksa kalian dan kami tidak ingin memerangi kalian karena keimanan kalian terhadap agama Islam."

Kemudian klaim mereka yang ada di selebaran itu ditutup dengan sebuah pernyataan, bahwa mereka ingin memberikan bantuan dana bagi kaum muslimin yang mau pindah dari Yerusalem.

"Karena agama Islam adalah agama moral maka hendaknya jangan ada pertentangan untuk perkara ini. Kalian (ummat Islam) sudah memiliki tanah yang luas yang memungkinkan untuk kalian tempati. Kalian juga paham bahwa diperintahkan oleh Taurat untuk melaksanakan hal itu, dan kami yakin tidak mudah untuk memindahkan jutaan manusia tanpa bantuan vinansial, maka kami usulkan kepada kalian untuk membiarkan tanah Israel dan biarkan kami melaksanakan janji para Nabi, dengan itu kami akan beri bantuan vinansial untuk pindah ke tempat lain."  (Ism/Fani)