Bolehkah Wanita Shalat dengan Menggunakan Cadar dan Kaos Tangan?

Jawaban:

Jika wanita shalat di rumahnya atau di tempat yang tidak dilihat kecuali oleh laki-laki muhrimnya sendiri, maka disyariatkan agar dia membuka wajah dan telapak tangannya, agar wajah, hidung dan kedua telapak tangannya bisa menyentuh tempat sujud.

Sedangkan jika dia shalat dan sekitarnya banyak lelaki yang bukan muhrim, maka dia harus menutup wajahnya, karena menutup wajah dari lelaki yang bukan muhrim hukumnya wajib. Tidak halal baginya membuka wajah di depan mereka seperti yang dijelaskan oleh Kitabullah, Sunnah Rasul-Nya, dan pandangan yang benar yang tidak diingkari oleh orang yang berakal, apalagi orang yang beriman.

Memakai kaos kaki pada kedua tangan adalah perkara yang disyariatkan, karena begitulah yang dilakukan oleh isteri-isteri shahabat, dengan dalil bahwa Nabi Shallallahu Alahi wa Sallam bersabda, “Janganlah kalian memakai cadar ketika bersama wanita muhrimah dan jangan pula memakai kaos tangan.” (Al-Bukhari). Ditakhrij oleh al-Bukhori, kitab Jazau Ash-Shaid, bab “Ma Yunha min Ath-Thayyib li Al-Muhrim wa Al-Muhrimah.”

Ini menunjukkan bahwa di antara kebiasaan isteri-isteri shahabat adalah memakai kaos tangan. Maka dari itu tidak apa-apa bagi wanita memakai kaos tangan jika dia shalat dan di sekitarnya banyak laki-laki asing. Sedangkan mengenai penutup wajah (cadar), ketika dalam keadaan berdiri dan duduk boleh ditutup, tetapi jika hendak sujud dia harus membuka wajahnya agar kening dan hidungnya menempel di tempat sujud.

Sumber: Syaikh Muhammad bin Shaleh Al-Utsaimin, Fatawa arkaanil Islam atau Tuntunan Tanya Jawab Akidah, Shalat, Zakat, Puasa, dan Haji, terj. Munirul Abidin, M.Ag. (Darul Falah 1426 H.), hlm. 313.