Sumber Data dan Informasi Jose Rizal Terkait Suriah Dipertanyakan Validitasnya

KIBLAT.NET, Jakarta – Lelaki berbaju merah sederhana itu dengan tenang mengambil mikropon. Tanpa panjang lebar ia mengungkapkan kebingungannya terkait persentasi anggota Presidium Lembaga kemanusiaan Mer-C Dr. Joserizal Jurnalis, SpOT. Lelaki bernama Aditya Mulyadi menjadi salah satu peserta kegiatan diskusi terbuka “Kenapa Suriah?” di kampus Yarsi, Jakarta, Rabu (26/06/20130) seperti dilansir bumisyam.com.

“Saya tadi bertanya ke Joserizal kenapa dia bertolak belakang dengan Jerry D Gray, Jerry bilang jangan pakai sumber Amerika karena konspirasi tapi semua data Joserizal justru bersumber media mainstream yang mayoritas dikuasai barat dan zionis.” Jelas Aditya kepada Bumisyam.com usai acara tersebut.

Lelaki yang pernah kuliah di Amerika Serikat ini menilai Joserizal tidak konsisten dengan makalahnya yang berjudul “Konflik Suriah Dalam Rancangan Novus Ordo Seclorum”.

Pasalnya, menurut Adit tuduhan Jose bahwa oposisi Suriah dibantu Amerika Serikat dan barat sendiri tidak memiliki data yang akurat dari lapangan. Itu karena tidak ada satupun sumber data dan informasi yang digunakan Jose berasal dari media Islam dan investigasi lapangan.

“Semuanya diambil dari wikimedia, situs berita barat dan sumber-sumber informasi google ini tidak relevan.” Jelasnya lagi.

“Jose juga tidak menjelaskan standarisasi syarat sebuah data dan informasi bisa dipakai atau tidak, dia hanya menggunakan sumber informasi yang mendukung opini pribadi dia yang sarat kepentingan pro Bashar.” tambahnya lagi.

Adit yang dalam kajian itu secara terbuka menyampaikan pikiran kritisnya melihat, Jose seperti memaksakan pendapatnya untuk mempengaruhi umat Islam di Indonesia. Padahal jika ditelisik lebih lanjut, menurut Adit persentasi Joserizal justru tidak menguasai topik pembicaraan, terlalu melebar dan sarat kepentingan tersembunyi.

“Intinya Jose ingin membela Bashar Al Assad tapi ingin tetap diakui ahlussunnah, ini suatu hal yang aneh.” tambah Adit lagi.

Ketidakkonsistenan Joserizal yang lain menurutnya adalah ketika Jose mengatakan, bahwa Mer-C sebagai lembaga kemanusiaan tidak memihak kelompok oposisi atau pemerintah Suriah.

“Ini jelas tidak sesuai fakta, selama dua tahun Joserizal menuduh oposisi Suriah dibantu Amerika Serikat dan hingga hari ini Mer-C belum masuk Suriah memberikan bantuan terutama kepada 100.000 umat Islam yang sudah dibantai rezim Suriah.” tandasnya.

Menurut Adit, retorika Jose soal sikap netral tidak lebih dari retorika pahlawan kesiangan.

“Joserizal justru tidak netral sama sekali.” tegasnya. (qathrunnada)