Pakar Media Amerika: ‘Mari Bunuh Semua Muslim’

BOSTON, muslimdaily.net – Seorang pakar media Amerika Serikat (AS) dari sayap-kanan menyerukan seluruh umat Islam harus dibunuh. Hal ini ia katakan menanggapi insiden pemboman pada turnamen Marathon di Boston Selasa (16/04). Padahal hingga saat ini belum ada yang mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.

Erik Rush, ia biasa tampil di Fox News, buru-buru menyalahkan ekstrimis Islam atas ledakan di Boston yang menewaskan tiga orang itu.

Melalui akun Twitternya, Rush mengicaukan “Mari kita datangkan orang-orang Saudi lebih banyak lagi tanpa memeriksa mereka! Ayolah!” pesan sarkastik Rush di akun Twitternya, merujuk pada insiden bom Boston.

Seorang pengguna Twitter lain bertanya pada Rush “Apakah anda benar-benar menyalahkan Muslim?”, kemudian Rush menjawah “Ya, mereka jahat. Mari kita bunuh mereka semua…”

Meskipun Rush kemudian menghapus kicauannya itu, namun pesan itu sudah dibaca banyak orang. Erik Rush, kolumnis kulit hitam asal New York ini memiliki lebih dari 50 ribu follower di Twitter.

Atas kicauannya yang ingin membunuh semua Muslim itu, akun Twitter Rush kebanjiran mention yang berisi cacian dan kecaman.

Hingga malam ini, akun Twitter Erik Rush di alamat @erikrush masih mendapat mention berisi cacian dan kecaman.

Pemboman di Boston Senin lalu (15/4) menewaskan setidaknya tiga orang dan melukai ratusan lainnya. Pihak berwenang di AS menggambarkan insiden itu sebagai tindakan teror.

Setidaknya 128 orang dirawat di rumah sakit setelah insiden tersebut, dan sebanyak delapan orang dalam kondisi kritis.

Hingga kini belum ada yang mengaku bertanggung jawab atas serangan di Boston.

Beberapa jam setelah insiden itu, juru bicara Taliban Pakistan Ihsanullah Ihsan sudah mengeluarkan pernyataan bahwa pihaknya tidak bertanggung jawab atas serangan di Boston, namun mengaku senang dengan adanya serangan itu.