Umat Budha Tolak Masjid, Shalat Jumat di Dambulla, Sri Lanka Batal

Hidayatullah.com–Umat Islam di kota Dambulla, Sri Lanka, terpaksa membatalkan shalat hari Jum’at kemarin, 20 April 2012, karena aksi unjuk rasa pemeluk Budha.

Sekitar 2.000 umat Budha, termasuk 300-an biksu, meminta agar masjid tersebut dirubuhkan karena terletak di kawasan yang menurut mereka berada di kawasan suci Budha sehingga pembangunan rumah ibadah lain tidak bisa dibenarkan, demikian kutip BBC.

Para jemaah yang sempat berada di dalam masjid untuk bershalat Jumat sudah meninggalkan masjid.

Polisi sebelumnya sudah meminta agar pengurus masjid membatalkan shalat Jumat namun sempat ditolak walau kemudian akhirnya dibatalkan.

Kemarin malam, sekelompok orang yang tidak dikenal melempar masjid tersebut, antara lain dengan menggunakan bom botol. Tidak ada yang terluka dalam serangan itu dan masjid hanya mengalami kerusakan kecil.

Ketegangan antar agama di Dambulla meningkat setelah bulan lalu masjid menggelar acara khusus dengan jumlah jemaah yang lebih besar dari biasanya.
Bulan September lalu, seorang biksu dilaporkan merusak sebuah tempat ibadah Islam di Anuradhapura, tak jauh dari Dambulla -yang terletak sekitar 140 km di sebelah timur ibukota Kolombo.

Sekitar 7% dari 20 juta penduduk Sri Lanka memeluk agama Islam dengan mayoritas 74 merupakan umat Budha dan 18% lagi pemeluk Hindu maupun Kristen.

Di Dambulla terdapat beberapa kuil Budha yang diperkirakan mulai dibangun sejak abad ke-1 hingga abad ke-3 dan merupakan situs bersejarah yang dilindungi oleh UNESCO sejak tahun 1991.

Januari lalu, pemerintah Sri Lanka telah memerintahkan 161 ulama asing untuk meninggalkan negara itu karena melanggar aturan visa yang telah mereka berikan.

Seorang pejabat imigrasi senior Sri Lanka mengatakan para ulama itu tidak mempunyai izin untuk melakukan khotbah di sejumlah masjid karena mereka datang dengan visa turis. (fayyadh)