Syaikh Ghayyats: Waspadai Syiah Indonesia, Jangan Sampai Indonesia Jadi Seperti Suriah!

ALISLAMU.COM, BEKASI – Menurut Syaikh Ghayyats umat Islam di Indonesia seperti hidup di surga. Dengan berbagai limpahan nikmat, umat Islam di sini bisa dengan bebas beribadah, mengunjungi majelis-majelis ilmu dan setiap orang merasakan keamanan di dalam rumahnya. Ia berharap umat Islam di Indonesia bersyukur atas nikmat tersebut.

Ia pun menganjurkan agar umat Islam di Indonesia membacakan Qunut Nazilah atas tragedi kemanusiaan yang terjadi atas umat Islam Ahlus Sunnah di Suriah.

Lalu sebagai ungkapan rasa peduli beliau sama kaum muslimin, usai memaparkan fakta dan data kekejaman rezim Syi’ah Nusairiyah, Syaikh Ghayyats Abdul Baqi Ibrahim menyampaikan imbauannya kepada umat Islam di Indonesia agar waspada terhadap kaum Syi’ah.

“Dan pada penutupan, wahai saudaraku. kami mengharapkan kepada kalian agar kalian melek atas apa yang terjadi di negri kalian. Dan Sesungguhnya kami, Demi Allah, akan terjadi di Indonesia apa yang terjadi di Suriah. Golongan-golongan sesat, golongan menyimpang (Syi’ah) bekerja siang dan malam di Indonesia sedangkan kalian sekarang masih kuat,” imbaunya di hadapan ratusan hadirin pada Sabtu malam (25/2/2012).

Ia juga mengingatkan agar umat Islam di Indonesia bersatu dan berpegang teguh kepada Al Qur’an dan Sunnah dalam menghadapi makar kaum Syi’ah.

“Dan suatu ketika, semoga Allah tidak merealisasikan, akan menjadi kekuatan besar bagi mereka kaum Rafidhoh sebagaimana yang terjadi dengan Hizbusy Syaithon (Hizbullah, red) di Lebanon. Behati-hatilah, semoga Allah merahmati kalian dan bersatulah dalam satu shaff, dan ingatlah firman Allah :Berpegang teguhlah pada tali Allah dan janganlah bercerai-berai… (Q.S. Ali Imran: 103).

Dan ingatlah sabda Nabi shallalahu ‘alaihi wa sallam: aku tinggalkan kedua pusaka bagi kalian yang apa kalian berpegang teguh padanya kalian tidak akan tersesat setelah sepeninggalanku, Kitabullah dan Sunnah. berpegang teguhlah pada keduanya, gigitlah dengan geraham.

Jadi berhati-hatilah, wahai saudara-saudraku sekalian. Berhati-hatilah, hingga apa yang terjadi di suriah tidak terjadi pada kalian!” tutupnya. (wdad/usmh/voai)