Takut Ideologi Teroris Menyebar, Polisi Kamerun Pantau Khatib Masjid

ALISLAMU.COM – Pemerintah Kamerun berusaha meningkatkan keamanan negaranya dengan memantau aktifitas masjid-masjid di wilayah utara yang berbatasan dengan Nigeria. Hal ini bertujuan untuk mencegah penyebaran ideologi kelompok ekstrim Nigeria, Boko Haram lewat masjid-masjid, seperti dilaporkan salah satu sumber.

Pejabat kepolisian kota Marwa, kota terbesar di provinsi ini mengatakan,

“Kami memantau masjid-masjid di wilayah ini, khususnya tentang isi materi ceramah-ceramah yang ada.”

“Kami sudah menyebar beberapa intelejen untuk mengetahui isi dari ceramah-ceramah yang ada, karena kami tidak ingin ada anggota Boko Haram yang menularkan ideologi mereka lewat ceramah-ceramah masjid,” tambahnya.

Komisaris kepolisian juga mengatakan,

“Serangan-serangan yang dilakukan Boko Haram telah membuka kesadaran imam-imam masjid untuk mencegah masuknya ideologi kelompok ekstrim tersebut ke masjid-masjid mereka.”

Salah satu imam di kota Marwa, Malehya Mldleil mengatakan,

“Kita tidak mungkin memasukkan polisi berseragam ke dalam masjid, tapi bisa jadi ada intelejen yang shalat bersama kita yang memantau.”

“Maka, dalam khutbah jum’at hendaknya khatib menyerukan kedamaian dan mengajak manusia untuk berbuat kebajikan,” tambahnya.

Pada 31 Desember tahun lalu, Presiden Nigeria Goodluchk Jonathan, mengumumkan diberlakukanya keadaan darurat di beberapa wilayah yang terjadi tindak kekerasan yang dikaitkan dengan kelompok ekstrim Boko Haram. Dia juga memerintahkan penutupan perbatasan dengan negara-negara tetangga, seperti Kamerun dan Chad. (amhsr/arbi)