Irlandia Juga Tolak Visa Masuk Bagi Syaikh Yusuf Qardhawi

Ulama terkemuka di dunia Islam yang memiliki hubungan dekat dengan organisasi Muslim terbesar Irlandia telah dilarang memasuki negara itu, surat kabar Irish Independent melaporkan.

Layanan imigrasi dan naturalisasi Irlandia menolak untuk menyetujui visa bagi Syaikh Yusuf al-Qardhawi, seorang ulama Mesir yang telah membela aksi pemboman bunuh diri dan menganjurkan hukuman mati bagi kaum homoseksual.

Syaikh al-Qardhawi (84 tahun) adalah kepala Dewan Fatwa dan Penelitian Eropa (ECFR), sebuah lembaga Islam swasta yang bermarkas di Pusat Kebudayaan Islam Irlandia (ICCI) di Clonskeagh, Dublin.

Pejabat imigrasi Irlandia telah mengkhawatirkan Syaikh Qardhawi selama beberapa waktu dan telah memblokir masuknya dia ke Irlandia selama tiga tahun terakhir.

Sebuah aplikasi visa yang dibuat oleh Syaikh Qardhawi pada bulan Juni 2008 lalu telah ditolak. Sejak itu ia telah “ditandai merah”. Ini berarti ia akan ditangkap dan segera dideportasi jika dia muncul di bandara Irlandia.

Keputusan ini diyakini dibuat setelah berkonsultasi dengan pemerintah lain yang mengenakan larangan serupa terhadap Syaikh Qardhawi.

Tidak ada alasan resmi yang diberikan untuk pelarangan ini dan tidak jelas apakah tokoh-tokoh agama lain juga menjadi subyek larangan serupa.

Namun petugas imigrasi menyatakan bahwa mereka memblokir masuknya Qardhawi ke negara itu setelah Syaikh Qardhawi menyebut aksi bom bunuh diri terhadap Israel sebagai “kesyahidan dalam nama Allah”. (Fani/erm)