Kepergok “Khalwat” oleh Polisi Moral, Pria Malaysia Terjun dari Lantai 16

Seorang mantan polisi jatuh dari jendela hotel lantai 16 dan tewas, saat ia berusaha menghindari penggerebekan oleh polisi moralitas Islam Malaysia, kata pejabat setempat Rabu ini (18/5).

Pejabat departemen agama Islam melakukan penggerebekan reguler di seluruh negeri, menangkap oknum-oknum Muslim Melayu yang melakukan “khalwat” atau berdasarkan undang-undang agama adalah orang yang bukan mahram dan tidak menikah menyendiri berdua.

Kepala polisi distrik Zulkarnain Abdul Rahman kepada AFP mengatakan bahwa pria yang tewas terjatuh dari lantai 16 sebuah hotel itu berusia 49 tahun dan berada di kamar hotel dengan seorang wanita berusia 40 tahun, yang bukan istrinya, ketika insiden itu terjadi Selasa kemarin.

“Laporan awal menunjukkan bahwa dia jatuh terpeleset ketika mencoba untuk melarikan diri dari petugas,” katanya menambahkan.

“Pria itu tewas seketika karena luka berat di kepala dan tubuhnay telah dikirim ke Rumah Sakit Kuala Lumpur. Kami masih menyelidiki kasus ini sehingga tidak dapat memberikan rincian lebih lanjut,” tambah Zulkarnian.

Malaysia memiliki dual sistem hukum dan pengadilan Islam dapat mendakwa umat Islam – untuk pelanggaran agama dan moral.

Tiga perempuan Melayu Muslim mendapat cambukan rotan pada bulan Februari tahun lalu karena melakukan hubungan mendekati seks di luar nikah dalam hukuman pertama di bawah hukum Islam di Malaysia.

Wanita lain dijatuhi hukuman enam pukulan rotan oleh pengadilan Islam di negara bagian Pahang pada bulan Juli 2009 karena meminum bir, tapi vonis itu akhirnya dikurangi menjadi tiga minggu pelayanan masyarakat setelah mendapat tekanan dari kelompok-kelompok keagamaan dan HAM. (Fani/Eramuslim.com)