Tokoh Liberal Mesir Tuntut Dihapusnya Syari’at Islam dari UUD

Seorang tokoh liberal sekligus pengusaha Mesir, Najib Sawiris, mendesak supaya undang-undang Mesir yang menyatakan bahwa syari’at Islam adalah landasan utama dalam tasyri’ (pembuatan undang-undang) untuk dihapus. Karena, undang-undang itu produk ikhwanul muslimin yang berusaha mencampur adukkan antara agama dan politik, tuduhnya.

Pada sebuah wawancara dengan televisi BBC Arab, aktivis liberal, Sawiris mengklaim bahwa ada “overdosis agama di Mesir”.

Overdosis agama itu mengakibatkan terjadinya diskriminasi terhadap penganut agama Nasrani. Mereka pun dianiaya oleh kaum mayoritas. Mereka tidak dapat membela haknya karena mereka pasif, klaim aktivis liberal itu.

Terkait revolusi yang terjadi di Mesir, Sawiri mengaku tidak setuju dengan tindakan itu. Karena revolusi di Mesir dipelopori oleh orang-orang ikhwanul muslimin. Karenya pula kaum Nasrani tidak tergabung di dalamnya.

Najib Sawiris merupakan aktivis liberal yang gencar menentang undang-undang islam di Mesir. Secara terang-terangan, Sawiris menolak seruan ikhwanul muslimin bahwa “Islam adalah Solusi”.

Red: Fani
Sumber: Islammemo