LPPOM MUI Gelar Pelatihan Penyembelihan Halal

Proses penyembelihan di Rumah Potong Hewan menjadi titik paling krusial yang harus diperhatikan. Sebab dari sanalah asal bahan utama daging yang akan dibuat menjadi berbagai macam produk. Hal ini mendorong LPPOM MUI menggelar pelatihan-pelatihan kepada para juru sembelih.

Kehalalan suatu produk harus dijaga sejak hulu sampai hilir ketika produk sudah sampai ke tangan konsumen. Salah satu yang paling kritis kehalalannya adalah produk hewani. Selain jenis hewannya harus halal, proses penyembelihannya pun perlu memperoleh perhatian khusus.

Seperti yang kita ketahui, produk hewani halal tentunya harus disembelih sesuai dengan ketentuan syariah Islam. Maka penyembelihan hewan di Rumah Potong Hewan (RPH) menjadi titik paling penting karena disinilah hulu berbagai macam produk nantinya akan dibuat.

Berangkat dari hal ini, ditambah dengan belum tertibnya RPH yang ada di Indonesia, Direktorat Kesehatan Masyarakat Veteriner (Kesmavet), Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian menyelenggarakan pelatihan kepada juru sembelih hewan dari berbagai wilayah di pulau Jawa.

Pelatihan gelombang pertama yang dilaksanakan pada tanggal 8 dan 9 November 2010 lalu di Bogor. Pada pelatihan tersebut hadir para juru sembelih yang berasal dari Cibinong, Cibitung, Depok, Bogor, dan Boyolali.

Untuk menjamin komprehensifnya pelatihan yang diberikan, Direktorat Kesmavet juga bekerjasama dengan LPPOM MUI untuk memberikan pembekalan “Penyembelihan Halal dalam Islam”. Selain itu Meat & Livestock Australia (MLA) turut andil dalam pemberian materi “Penerapan Kesejahteraan Hewan” (KESRAWAN) di rumah potong hewan.

Selain teori, para peserta pun diberi bekal paktek dengan langsung berkunjung ke salah satu Rumah Potong Hewan (RPH) yang pelaksanaannya sudah modern menggunakan stunning (pemingsanan) dan mesin pemotongan, yaitu PT. Elders.

“Kesejahteraan hewan sangat penting dijaga untuk menjamin mutu daging yang disembelih. Dalam penyembelihan halalpun juga diatur demikian. Sehingga perlakuan terhadap hewan yang perlu diperhatikan tidak hanya pada saat penyembelihannya saja tetapi juga mulai dari sapi diangkut ke tempat pemotongan, ditampung di kandang penampungan, dimandikan sampai kemudian disembelih” jelas instruktur dari PT. Elders.

Dengan diselenggarakannya pelatihan-pelatihan tersebut diharapkan para juru sembelih lebih paham mengenai proses penyembelihan yang sesuai dengan ketentuan syariah Islam. Dalam hal ini termasuk perlakuan lebih manusiawi terhadap hewan-hewan tersebut selama proses awal hingga akhir. (detik/Fani)