Kesehatan mental dan emosi sering terlupakan, padahal sangat besar pengaruhnya terhadap kesehatan fisik. Islam memberikan perhatian besar pada kesehatan hati, dan Rasulullah ﷺ adalah teladan dalam mengelola emosi, terutama marah dan sedih.
1. Sehat Bukan Hanya Fisik, Tapi Juga Hati
Banyak orang merasa “sehat” karena badan tidak sakit, tapi hatinya penuh amarah, dengki, dan gelisah. Dalam Islam, hati yang bersih dan tenang adalah bagian penting dari kesehatan.
Allah Ta’ala berfirman: “Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah-lah hati menjadi tenang.” (QS. Ar-Ra’d: 28)
Dzikir, shalat, doa, dan membaca Al-Qur’an adalah “vitamin” bagi hati.
2. Menahan Marah: Kekuatan Sejati Seorang Mukmin
Rasulullah ﷺ bersabda: “Bukanlah orang kuat itu dengan bergulat, namun orang kuat adalah yang mampu menahan dirinya ketika marah.” (HR. Al-Bukhari, no. 6114; Muslim, no. 2609)
Marah yang tidak terkendali bisa:
- Merusak hubungan
- Melahirkan kata-kata dan tindakan yang disesali
- Mengganggu kesehatan jantung dan tekanan darah
Islam mengajarkan beberapa cara mengelola marah:
- Diam
- Mengubah posisi (dari berdiri menjadi duduk, dari duduk menjadi berbaring)
- Berwudhu, karena marah dari setan, dan setan dari api, dipadamkan dengan air (disebutkan dalam hadis riwayat Abu Dawud)
- Mengucapkan: “A‘udzu billahi minasy-syaithanir-rajim”
3. Mengatasi Gelisah dengan Dzikir
Hidup pasti penuh ujian. Tekanan hidup, masalah keluarga, dan kesempitan rezeki bisa membuat hati sesak. Rasulullah ﷺ mengajarkan kita untuk kembali kepada Allah.
Selain QS. Ar-Ra’d: 28, ada banyak dzikir dan doa yang dapat menguatkan hati, di antaranya:
- Membaca istighfar
- Membaca hasbunallahu wa ni‘mal wakil
- Berdoa meminta keteguhan hati
Hati yang dekat kepada Allah biasanya lebih tenang dalam menghadapi ujian, dan ini berpengaruh baik pada kesehatan fisik.
4. Membersihkan Penyakit Hati
Dengki, sombong, riya, dan cinta dunia yang berlebihan adalah penyakit hati yang bisa menghancurkan ketenangan hidup. Banyak ulama seperti Imam Al-Ghazali dan Ibnu Qudamah menjelaskan bahwa membersihkan hati dari penyakit-penyakit ini adalah bagian dari “pengobatan” ruhani.
Caranya antara lain:
- Muhasabah (introspeksi diri)
- Memperbanyak doa
- Membaca nasihat ulama
- Bergaul dengan orang shalih
Penutup Seri 4
Menjaga kesehatan ala Rasulullah ﷺ tidak cukup hanya dengan mengurus pola makan dan tidur. Kita juga harus merawat hati dan mengelola emosi. Orang yang sehat menurut Islam adalah yang kuat imannya, tenang hatinya, dan terjaga lisannya.
Nantikan Seri 5:
Kesehatan Ala Rasulullah ﷺ (Seri 5): Thibbun Nabawi dan Doa-doa Kesehatan
Sumber:
Ibnu Qudamah, Mukhtashar Minhajul Qashidin.
Imam Al-Ghazali, Ihya’ ‘Ulumuddin.