Teruslah Berdo’a Kepada Rabbmu

 :قال ابن حجر 

(لا يمنعك سوء ظنك بنفسك وكثرة ذنوبك أن تدعو ربك؛ فإنه سبحانه وتعالى أجاب دعوة إبليس حين

قال: {رَبِّ فَأَنظِرْنِي إِلَىٰ يَوْمِ يُبْعَثُونَ

“Berkata Ibnu Hajar rahimahullah :

“Janganlah buruk sangkamu terhadap dirimu sendiri dan banyaknya dosa-dosamu menghalangimu untuk berdoa kepada Rabbmu, sesungguhnya Allah subhanahu wa ta’ala mengabulkan doanya iblis ketika dia berdoa :

{Berkata iblis : “Ya Tuhanku, (kalau begitu) maka beri tangguhlah kepadaku sampai hari (manusia) dibangkitkan} [QS. Al-Hijr : 36] (Fathul Bari) 

Do’a adalah senjata yang amat sangat ampuh bagi orang mu’min. Dimana di saat-saat yang genting, seluruh daya upaya yang di miliki manusia tidak lagi bisa di gunakan maka do’a adalah pilihan terakhir untuk memohon kepada Allah Azza wa Jalla akan hal yang kita inginkan.

Allah Ta’alaa berfirman:

وقال ربّكم ادعوني أستجب لكم

“Dan berkata Rabbmu: Memohonlah kepadamu niscaya akan Aku kabulkan untukmu.” (QS. Ghafir: 60)

Syaikh As-Sa’dii berkata dalam tafsirnya mengenai ayat diatas, “Ini adalah termasuk bentuk kasih sayang terhadap hambanya, dan juga termasuk nikmat yang besar. Ketika mereka mau berdo’a untuk kemaslahatan agamanya dan dunianya, dan Allah berjanji akan mengabulkan do’a mereka.” (Tafsir As-Sa’dii) 

Maka tidak ada alasan bagi kita untuk selalu berdo’a kepada Allah meskipun kita merasa diri kita masih banyak dosa dan merasa tidak pantas untuk memohon.

Dan terpenting bagi kita adalah memohon ampunan kepada-Nya agar di ampuni segala dosa-dosa kita. Wallah A’lam