Sebut Senkom Topeng Islam Jamaah, Adam Amrullah Diperkarakan

KIBLAT.NET, Bekasi – Mantan anggota LDII atau yang dikenal dengan Islam Jamaah, Adam Amrullah diperiksa di Polsek Bekasi Selatan pada Jumat, (20/09).

Pemeriksaan atas Adam Amrullah, merupakan lanjutan dari panggilan pihak kepolisian yang kedua kalinya pada pekan yang lalu. Adam diperiksa oleh polisi akibat adanya laporan dari Ormas Senkom (Sentra Komunikasi), lembaga buatan LDII.

Kepada Kiblatnet, Jumat (20/09) Adam mengatakan bahwa ia tak bisa memenuhi panggilan dari kepolisian pada panggilan pertama karena suratnya ditujukan ke rumah orang tuanya.

“Panggilan pertama ane gak dateng. Karena ini surat dua-duanya di rumah ibu. Ane buka. Wah udah telat. Langsung kita komunikasi sama ustadz-ustadz,” ujar Adam.

Ia menuturkan setelah lebaran dirinya melakukan umroh, setibanya di tanah suci adiknya mengatakan bahwa dirinya mendapat surat somasi dari Senkom. Karena istrinya mau melahirkan, surat itu belum sempat diambil, sebab surat tersebut terkirim ke rumah ibunya di Jakarta Timur. Sedangkan ia beserta keluarganya tinggal di Jombang, Tangerang. Setelah itu tertunda anaknya yang masuk rumah sakit. Hingga adiknya kembali mengingatkan datang lagi sepucuk surat, hanya kali ini dari kepolisian.

Adam menyebut bahwa ia disomasi oleh pihak Senkom atas tayangan video di Youtube yang menyebutkan bahwa Senkom sebagai topeng Islam Jamaah.

“Jadi disomasi gara-gara ada video yang disitu ane lagi dakwah menyebut ‘islam jamaah’ itu topengnya bukan hanya LDII tapi juga ada senkom,” tutur Adam yang kini berpraktisi sebagai da’I dan peruqyah itu.

Dalam surat yang tertulis dikirimkan pada tanggal 20 Mei 2013 itu, pihak Senkom menuntut Adam untuk menghapus tayangan video di youtube itu segera dihapus. Dan pihak Senkom mengancam apabila dalam waktu 7 hari tidak dihapus, perkara tersebut akan dilanjutkan ke pelaporan pidana pelanggaran UU ITE dan pencemaran nama baik. Namun, pihak Adam menyatakan bahwa dirinya baru mendapat surat itu setelah lebaran (Agustus).

Adam sendiri memang berdakwah memberikan penyadaran umat atas bahya LDII/Islam jamaah melalui media internet. Blog yang diasuhnya rujuilalhaq.blogspot.com, dianggap sebagai alternatif atas gagalnya penyadaran kepada umat Islam dan para tokoh termasuk ulama di MUI.

“Jadi ane dakwah lewat media, lewat blog karena memang mentok di MUI dan Depag, bolak-balik digempur gak goyang. Kemaren bareng 40 ulama-ulama Bogor dateng ke MUI Pusat untuk mengguncang ‘singgasana’. Kagak goyang,” ucap Adam dengan dialek Betawi kental.