India : Kelompok Hindu Menyerang Masjid 15 Orang Muslim Tewas

New Delhi (voa-islam.com) Kelompok Hindu menyerang sebuah Masjid di Utar Pradesh, India, dan menewaskan 15 Muslim. Ini bukan sekali ini, tetapi serangan terhadap Muslim, dan pembakaran terhadap Masjid sudah terjadi berulangkali. Serangan terhadap Masjid di Utar Pradesh itu, berlangsung hari, Sabtu, 7/9/2013.

Pemerintah di Delhi mengirimkan 800n orang tentara yang diberangkatkan ke Utar Pradesh, Sabtu malam. Kelompok Hindu ekstrim yang bersenjata lengkap menyerbu sebuah masjid dan sebuah desa berpenduduk mayoritas Muslim, ungkap pejabat India,RM Srivastava.

“Kami meminta bantuan dari tentara tadi malam setelah kami menerima informasi terjadi serangan terhadap Muslim di desa-desa di wilayah Utar Pradesh,” kata Srivastava kepada Reuters. “Bahkan, kami mampu berusaha mengatasi krisis serangan yang dilakukan oleh kelompok geng Hindu yang menyerang Muslim, dan situasi dapat dikendalaikan, tetapi serangan terhadap warga Muslim terjadi lagi pada Minggu pagi”, tambahnya.

Arun Kumar , seorang pejabat senior polisi , mengatakan ketegangan yang dipicu oleh video online yang dimaksudkan untuk menunjukkan pembunuhan dua pemuda Muslim bulan lalu .

Laporan sudah berlangsung konflik Hindu-Muslim, yang tingkat intensitasnya sangat tinggi, dan sudah mencapai 50 kali, dan menimbulkan banyak korban, di Uttar Pradesh, di mana di willayah ini penduduknya sebagian Muslim, dan konflik ini meledak sejak Partai Samajwadi ( Sosialis ), berkuasa tahun lalu. Sudah lebih dari 100 Muslim tewas dibantai oleh Hindu.

Di manapun saat Muslim minoritas, makan dihancurkan oleh mayoritas, seperti Myanmar, minoritas Muslimin dihancurkan oleh Budha, di Philipina, minoritas Muslim dihancurkan oleh Katholik, di Kashmir, Muslim dihancurkan oleh pemerintah Hindu di New Delhi. Jadi teriakan kafir musyrik tentang toleransi itu “bullshit” pprakteknya tidak ada.

Bahkan, di daratan Eropa terjadi pembantaian (genocide) oleh Katholik terhadap Muslim di Sbrenica, Bosnia. Itulah yang terjadi di seluruh dunia. Tetapi, seperti di Indonesia yang mayoritas Muslim, kenyataan telah dibudakan dan dijajah oleh minoritas kafir musyrik, dan Muslim tidak berkutik. af/hh