Semua Kriteria Pendukung Tegaknya Khilafah Ada Di Syam Dan Yaman

Bumisyam.com – Pada hari senin (08/07/2013) bertempat di AQL Islamic Centre, Tebet diselenggarakan acara Launching Website Kiblat.net. Acara Launching ini diawali dengan acara Bedah Buku : “Strategi Dua Lengan” , sebuah buku yang mengupas upaya jihad pembebasan Syam. Buku tersebut juga mengupas strategy pendirian kembali Khilafah Islamiyah.

Buku ini menjelaskan secara Fokus dan tuntas memaparkan garis-garis besar teknis untuk menggarap proyek besar di dua negeri Arab, Syam dan Yaman. Buku ini membahas strategi perang, pengelolaan wilayah yang dikuasasi, hingga blockade atas selat Bab AAl Manda di Yaman yang akan membuat kapal-kapal Iran harus mengitari benua Afrika bila hendak mengirim minyak ke Israel.

Setelah 2 jam membahas buku ini bersama Ustadz Muhammad AlKhaththath (Sekjen Forum Umat Islam) dan Ustadz Abu Rusydan (Analis Jihad). Maka moderator acara Ustadz Muhammad Pizaro Novelan Tauhidi mengambil beberapa kesimpulan bahwa semua kriteria pendukung tegaknya Khilafah ada di Syam dan Yaman.

Pakar Kajian Zionisme Internasional tersebut memaparkan 5 Kriteria wilayah syam dan Yaman yang akan menjadi pendukung tegaknya Khilafah islamiyah.

1. Syam dan Yaman tidak berada di zona mati dalam artian jika terjadi peperangan disana maka puluhan saksi mata, analis, reporter dan lainnya akan keluar memberikan komentarnya menghidupkan kejadian yang ada.

2. Lokasi Syam dan Yaman termasuk dan dekat dengan wilayah wilayah yang memiliki pengaruh keagamaan.

3. Syam dan Yaman memiliki letak geografi pegunungan dimana memiliki topografi yang mendukung aktifitas militer defensif.

4. Wilayah Syam dan Yaman memiliki ketahanan pangan demi mencukupi kebutuhan makanan dan air bagi masyarakat disana jika terjadi blokade ekonomi oleh kekuatan kufur internasional.

5. Syam dan Yaman memiliki tabiat penduduknya yang suka membantu, mempunyai presentasi keyakinan agama yang layak, memiliki keberanian, sabar menanggung penderitaan dan kehidupan yang keras.

Penulis buku ” Zionis Dan Syiah Bersatu Hantam Islam ” ini juga mengatakan bahwa negara negara arab tidak cocok dengan sistem demokrasi.