Serangan Bom Hantam Masjid Sunni di Irak, 13 Jama’ah Terbunuh

Diyala (an-najah.net) – Setidaknya 13 orang peserta shalat Jum’at tewas dan 30/40 lainnya luka-luka akibat ledakan bom yang ditujukan pada masjid sunni di distrik Kan’an, provinsi Diyala, Jum’at (12/4/2013).

Menurut sejumlah sumber, serangan dengan menggunakan dua bom tersebut menargetkan masjid Umar bin Abdul Aziz di pusat distrik Kan’an.

Sementara itu, pihak kemanan Irak segera memberlakukan penjagaan di sekitar lokasi ledakan. Para korban luka segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.

Bom yang ditanam tersebut meledak tepat di depan masjid ketika para Jama’ah selesai melaksanakan shalat Jum’at, asap putih pun membumbung tinggi akibat ledakan tersebut. Sandal-sandal dan sobekan kain pakaian berserakan di halaman masjid.

Salah seorang korban bernama Ahmad Kharkhi mengatakan kepada Reuters, “Kami, sekitar 250 jama’ah, hendak meninggal masjid saat ledakan itu terjadi. Polisi tidak melakukan pengamanan sebelumnya terhadap masjid dan para korban segera dilarikan ke rumah sakit dengan sejumlah mobil” tuturnya melalui sambungan telpon.

Perlu diketahui, sebelumnya juga terjadi serangan terhadap masjid sunni di provinsi Diyala. Sebuah bom diletakkan di salah satu pengeras suara masjid sehingga menimbulkan ledakkan dan melukai 13 orang jama’ah. Serangan itu terjadi di saat warga Irak menggelar shalat Juma’at bersama di masjid tersebut yang dilanjutkan dengan demonstrasi menentang pemerintahan Al Maliki.