Asbabun Nuzul Surah Yaasiin 2

Ayat 77, yaitu firman Allah ta’ala,

“Dan tidakkah manusia memperhatikan bahwa Kami menciptakannya dari setetes mani, ternyata dia menjadi musuh yang nyata!” (Yaasiin: 77)

Sebab Turunnya Ayat

Imam al-Hakim meriwayatkan riwayat yang dinilainya shahih dari Ibnu Abbas yang berkata, “Suatu ketika, al-‘Ash bin Wa’il datang kepada Rasulullah, sementara di tangannya tergenggam sepotong tulang yang sudah berumur lama. Ia lalu meremas tulang itu di hadapan Nabi hingga hancur lebur kemudian berkata (dengan sinis), “‘Wahai Muhammad, mungkinkah tulang yang sudah hancur lebur ini akan dibangkitkan kembali?!’ Rasulullah lalu menjawab, ‘Ya. Allah akan menghidupkan tulang ini kembali, mematikanmu kemudian menghidupkamu kembali. Selanjutnya memasukkanmu ke dalam neraka jahannam.” TIdak lama kemudian turunlah ayat ini hingga akhir surah (ayat 83).”

Ibnu Abi Hatim meriwayatkan dari Mujahid, Ikrimah, Urwah ibnuz-Zubair, Suddi, dan yang lainnya riwayat yang mirip dengan riwayat di atas. Akan tetapi, semua mereka menyatakan bahwa orang yang dimaksud dalam ayat tersebut adalah Ubai bin Khalaf.

Sumber: Diadaptasi dari Jalaluddin As-Suyuthi, Lubaabun Nuquul fii Asbaabin Nuzuul, atau Sebab Turunnya Ayat Al-Qur’an, terj. Tim Abdul Hayyie (Gema Insani), hlm. 476.