Rencana Tabligh Akbar FPI Ungaran Pada Malam Natal Digagalkan

UNGARAN, muslimdaily.net – Front Pembela Islam (FPI) cabang Ungaran, Kabupaten Semarang berencana menggelar pengajian besar di Masjid Agung Ungaran pada malam Natal 24 Desember 2012 mendatang. Namun rencana FPI Ungaran tersebut terancam gagal, karena Takmir Masjid Agung Ungaran menyatakan tidak memberi izin tempatnya digunakan pengajian.

Perayaan Natal di Depan Masjid

Ditolaknya rencana pengajian FPI di Masjid Agung Ungaran pada malam Natal tahun ini, karena di Lapangan Sidomulyo yang letaknya tepat di sisi Masjid Agung Ungaran juga akan diselenggarakan perayaan Natal besar-besaran.

“Takmir tidak pernah dimintai izin dan tidak akan mengizinkan pada tanggal tersebut dipakai,” tegas MK salah satu Takmir yang keberatan ditulis nama terangnya seperti dikutip Tribunnews.com.

Perayaan Natal Diizinkan

Sementara itu, Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kabupaten Semarang Abdullah Maskur mengungkapkan surat izin penggunaan Lapangan Sidomulyo untuk perayaan Natal 2012 sudah lama diajukan, dan disetujui oleh Bupati. Proses pengeluaran izin tersebut pun melalui beberapa kali pembahasan dengan pihak-pihak terkait.

“Pemkab Semarang melalui Sekda sudah beberapa kali membahas masalah ini dengan Linmas, Polres, Kemenag dan FKUB. Intinya tidak ada persoalan dengan perayaan Natal di Lapangan Sidomulyo. Bahkan, IPHI sebagai pengelola aula Masjid Agung juga tidak keberatan dengan kegiatan tersebut, karena menyadari Lapangan Sidomulyo tersebut bukan halaman masjid,” kata Maskur.

FPI Menolak Perayaan Natal di Dekat Masjid Agung

Sebelumnya, Sekretaris Dewan Syuro FPI Jawa Tengah, Jindan Bahrul dengan tegas menyatakan menolak perayaan Natal di Lapangan Sidomulyo. Menurut Jindan kegiatan itu adalah toleransi yang kebablasan, karena tidak menghargai keberadaan Masjid Agung Ungaran yang lokasinya tepat di sisi lapangan.

“Masih banyak lokasi lain yang layak digunakan untuk perayaan Natal, kenapa harus di depan Masjid Agung. Lebih baik dipindahkan ke lokasi lain daripada menyinggung perasaan umat Islam,” kata Jindan.

Selanjutnya, Jindan menambahkan, FPI akan melaksanakan pengajian akbar di Masjid Agung Ungaran sejak malam Natal sebagai aksi nyata untuk menggagalkan perayaan Natal di Lapangan Sidomulyo tersebut.