Nekat, Si Murtad Asal Pakistan Bikin Film Menghina Nabi, Belgia Siaga Empat!

SALAM-ONLINE.COM: Setelah ‘Innocence of Muslims’, sebuah film penghinaan atas Nabi Mulia Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam kembali akan dirilis. Film itu berjudul ‘The Innocent Prophet: Life of Muhammad from the Point of View of an Ex-Muslim.’

Meski sedahsyat apapun penghinaan dan pelecehan terhadap Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam, tetap kemuliaan beliau takkan pernah pudar sedikit pun. Sebaliknya kehinaan menimpa para peleceh Nabi Shallallahu ‘Alahi Wasallam yang mulia.

Pembuat film hina dina, nekat dan sesat itu bernama Imran Firasat. Ia yang telah keluar dari Islam alias Murtad atau menjadi Murtadin (orang yang murtad dari Islam) ini berkebangsaan Pakistan, tinggal di Spanyol.

“Jika kita ingin mengetahui kebenaran Islam, kita harus memahami kehidupan Muhammad untuk mencari tahu apakah dia orang dikirim oleh Tuhan atau dia hanya seorang penganiaya anak, pembunuh, dan seseorang yang memproklamirkan diri sebagai Nabi,” kata si Murtadin yang dari ucapannya ini tampak stres sebagaimana terdapat dalam trailer filmnya yang dikutip Digital Journal.

Si Murtad Firasat mengaku bekerja sama dengan Pastor asal Amerika Serikat, Terry Jones, yang dikenal pernah membakar Al-Qur’an. Cocoklah. Jones itulah inspirator sang Murtadin dalam membuat film yang dinilai provokatif dan berselera sangat rendah ini.

“Ini merupakan harapan dan keinginan kami untuk menyajikan gambar Muhammad yang mungkin belum terungkap di masa lalu, yang akan membantu orang-orang di dunia Barat, dan bahkan Muslim, untuk lebih memahami Muhammad, hidup, dan ajarannya,” kata Jones yang sok tahu ini.

Rencananya, film Firasat yang tak bagus itu akan dirilis pada Jumat, 14 Desember 2012 ini di Belgia. Tapi, di Belgia rencana itu telah menimbulkan ancaman teror. Otoritas di Belgia bereaksi. Status keamanan ditingkatkan menjadi level tiga dan kemungkinan besar menjadi level empat!

Menteri Dalam Negeri Belgia, Joelle Milquet, mengatakan keputusan itu diambil berdasarkan analisis teror dan koordinasi unit terkait.

Laman RT Network menuliskan polisi Belgia di daerah-daerah imigran asal Arab dan Afrika Utara telah mendapat peringatan itu. Polisi Belgia juga telah diperintahkan memantau situs-situs kelompok Islam.

Si Murtad Firasat pun menyatakan kemungkinan membatalkan rilis film itu setelah mengetahui reaksi pemerintah Belgia. Firasat akan menunjukkan karyanya itu kepada pihak berwenang untuk meyakinkan bahwa film ini dilindungi oleh kebebasan berekspresi.

Dia mengaku tidak ingin film yang dibuatnya menimbulkan kerusakan pada kemanusiaan. Lho, filmnya sendiri sudah merusak nilai-nilai kemanusiaan, termasuk dirinya sendiri yang murtad dan rusaknya tambah parah–Firasat yang kian sesat, makin murtad dan jadi nekat! (diolah dari vivanews)–salam-online