Paduan Suara Universitas Kristen Pekikkan Takbir Nyanyikan Himne GP Ansor

muslimdaily.net – Ada kejadian yang tidak umum dalam peringatan puncak Hari Lahir (Harlah) GP Ansor ke 78 di Stadion Manahan, Solo, Senin malam (16/7). Saat tiba acara menyanyikan lagu himne GP Ansor, bukan anggota GP Ansor yang menyanyikannya. Justru puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Paduan Suara Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga yang memandu dan menyanyikan lagu mars kebanggaan Gerakan Pemuda (GP) Ansor.

“Bangkitlah-bangkitlah putra pertiwi, tiada gentar dada ke muka, bela agama bangsa negeri, Allahu Akbar – Allahu Akbar pagar baja gerakan kita…,” pekik Paduan Suara Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga yang berkolaborasi dengan Ansor Orchestra, yang diikuti oleh seluruh anggota GP Ansor dan Banser.

Kejadian itu terbilang tidak umum mengingat GP Ansor merupakan salah satu sayap organisasi Islam Nahdhatul Ulama (NU). Sebagai sayap sebuah organisasi yang berisikan kyai dan ulama, GP Ansor justru menyerahkan lagu mars kebanggannya untuk dinyanyikan oleh kalangan non Muslim, dalam hal ini Paduan Suara Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga.

Tindakan yang dilakukan oleh pengurus GP Ansor dalam peringatan puncak Hari Lahir (Harlah) GP Ansor ke 78 di Stadion Manahan, Solo, Senin malam (16/7) itu merupakan bagian dari praktik pluralisme.

Ketua Umum GP Anhsor Nusron Wahid dalam pidato pembukanya menyatakan ajakan untuk melawan radikalisme. Namun demikian, Nusron meminta untuk melawan radikalisme tidak dengan membuat radikalisme baru.

“Jangan membuat radikalisasi baru, tapi dengan cara menyemaikan, mengajarkan Islam yang toleran dan menghargai sesama,” kata Nusron.

Selain dihadiri presiden SBY dan sejumlah menteri, hadir pula dalam Harlah itu Sinta Nuriyah Wahid, istri bapak pluralisme dan mantan Presiden RI Abdurahman Wahid, Ketua PBNU Said Aqil Siradj, dan para tokoh lainnya. [bbs/fyd]