Hanya di Amerika: Usia 18 Bulan Dianggap Teroris!

Hidayatullah.com—Satu keluarga Amerika harus turun dari pesawat, karena anak perempuan mereka yang belum genap berusia 2 tahun masuk dalam daftar larangan terbang yang dikeluarkan lembaga keamanan transportasi AS Transportation Security Administration (TSA) berisi nama para “tersangka teroris.”

Al Arabiya melaporkan (15/05/2012), menurut ABC News, Riyanna dan kedua orangtuanya berada di Fort Lauderdale, Florida, New Jersey, saat petugas TSA meminta mereka keluar dari pesawat dan mengatakan bahwa nama putri kecilnya “ada dalam daftar larangan terbang.”

Kepada televisi WPBF-TV di Florida, ibu dari gadis kecil yang masih berusia 18 bulan itu mengatakan bahwa tindakan menganggap dan memasukkan putrinya dalam daftar “orang berbahaya” adalah sangat “absurd” dan “tidak masuk akal.”

Pihak TSA menolak memikul tanggung jawab masalah itu dan mengatakan kesalahan dilakukan oleh pihak perusahaan penerbangan, yaitu JetBlue Airways.

JetBlue Airways meminta maaf kepada keluarga tersebut dan menjelaskan bahwa hal itu terjadi karena kesalahan komputer.

Orangtua Riyanna mengatakan kepada WPBF, mereka menduga bahwa kasus anaknya itu terkait dengan latar belakang keluarga mereka yang berasal dari Timur Tengah.

“Kami menjadi tontonan seperti aksi sirkus karena istri saya mengenakan kerudung,” kata ayah Riyanna.

Keluarga itu menolak untuk naik kembali ke pesawat. Mereka memilih untuk meninggalkan bandara, dan masih menuntut penjelasan bagaimana dan mengapa insiden seperti itu bisa terjadi. (fayyadh)