Dianggap Mengganggu Penumpang, Israel Larang Bahasa Arab di Kereta

ALISLAMU.COM – Perusahaan perkeretaan Israel menolak usulan untuk menggunakan bahasa Arab pada sistem komunikasi publik di dalam kereta maupun di area stasiun, mereka beralasan bahwa bahasa Arab membuat ketidaknyamanan pada penumpang.

Aliansi perserikatan organisasi sebenarnya sudah meminta kepada pihak perusahaan perkeretaan Israel untuk memasukkan bahasa Arab dalam sistem komunikasi publik, baik di dalam kereta atau di area stasiun.

Menurut aliansi yang gigih memperjuangkan kesetaraan antara Yahudi dan Arab ini, bahasa Arab merupakan bahasa resmi di Israel, dan perusahaan perkeretaan itupun merupakan perusahaan umum, jadi sudah seharusnya mereka juga memakai bahasa Arab karena penumpang juga banyak yang orang Arab.

Namun, direktur perusahaan perkeretaan, Boas Tsevir tetap tegas menolak permintaan tersebut. Dia beralasan bahwa jika terlalu banyak pesan suara yang berbunyi ketika perjalanan akan mengganggu para penunmpang.

Perlu dicatat, bahwa sistem komunikasi publik dalam kereta dan di area stasiun, khususnya pesan suara hanya menggunakan bahasa Ibrani dan Inggris. (imo/fayyadh)