Syiah Mesir: Kita Akan Berikan Suara untuk Selain Partai Salafi

ALISLAMU.COM – Pimpinan Syiah di Mesir, Taher Al-Hashemi menegaskan bahwa pengikut Syiah di Mesir akan memberikan suaranya untuk Ikhwanul Muslimin pada pemilu putaran kedua nanti. Mereka akan memilih partai yang berasaskan kebebasan dan keadilan. Menurutnya, Ikhwanul Muslimin lebih layak untuk dipilih daripada partai Islam lainnya.

Sekjen kelompok Ahlu Bait ini menegaskan kepada orang-orang Mesir untuk memberikan suaranya kepada partai yang bebas dan adil. Dia mengatakan,

“Ikhwanul Muslimin lebih penyayang ketimbang Salafi Wahabi Takfiri.”

“Fikih Ikhwanul Muslimin itu lebih dekat dengan fikih Ahlu Bait,” tegasnya.

Dedengkot Syiah di Mesir ini juga mengataka bahwa Hassan Albana, tokoh pendiri jamaah Ikhwanul Muslimin adalah seorang Sufi, sehingga fikihnya sama dengan fikih Ahlu Bait.

“Sedangkan Salafi dan kaki tangan politik mereka seperti Partai An-Nuur, mendapat dukungan dan sokongan dari orang-orang Wahabi dan keluarga kerajaan Saudi,” cibirnya.

Dia menjelaskan bahwa akidah (baca: keyakinan) orang Salafi bertentangan dengan akidah seluruh madzhab yang ada di dalam Islam, termasuk madzhab Ahlus Sunnah yang empat, Asy’ariyah dan Ja’fariyah Itsna Asyriyah (Ja’fariyah Dua belas Imam).

Menurutnya, kaum Salafi Wahabi menganut akidah tajassum dan tasybih terhadap Allah SWT, meyakini bahwa Allah turun dari langit di sepertiga malam dengan turun yang hakiki dan menyerupakan anggota tubuh Allah dengan manusia.

Orang Syiah ini membujuk Ikhwanul Muslimin agar tidak beraliansi dengan kaum Salafi, supaya tidak terkena bahaya dari kelompok ini. Terlebih lagi, karena adanya ketakutan dalam opini publik terhadap gerakan Salafi.

Taher pun menghimbau pemimpin Ikhwanul Muslimin untuk menegaskan posisi kelompok mereka dalam memusuhi pelaku penyerangan terhadap kaum Syiah yang sedang merayakan ulang tahun kematian Imam Hussein di Kairo seminggu yang lalu. (Arbi/mkhstr)