Setelah Dilarang, Jilbab Kian Marak di Tunisia

Alislamu.com – Pasca tumbangnya Presiden Zainal Abidin bin Ali, pertumbuhan jilbab di Tunisia kian marak.

Ini terlihat dari banyaknya muslimah yang memakai jilbab di berbagai tempat. Kondisi ini juga menjadikan jilbab sebagai komoditas paling laku di pasar dan mall.

Sebelumnya, pada masa Presiden Bin Ali, pemerintah melarang muslimah memakai jilbab karena dianggap pakaian etnik. Ini didukung oleh Publikasi pemerintah no. 108 tentang larangan berpakaian etnik di sejumlah tempat milik pemerintah. (alm/anam)