Jerman Akan Usir Paksa Da’i “Radikal”

Seorang da’i Muslim yang dianggap “radikal” telah diperintahkan oleh pemerintah Jerman untuk segera meninggalkan negara itu. Upaya pemerintah Jerman ini dilakukan setelah da’i itu hadir di sebuah kampanye Islam di Frankfurt, meskipun para pemimpin kota sudah menyatakan keberatan.

Pihak keamanan mengatakan jika dia tidak pergi sendiri, maka dia bisa ditangkap dan dideportasi secara paksa.

Da’i yang dimaksud adalah Bilal Philips, da’i kelahiran Jamaika dan dibesarkan di Kanada, ia berceramah di Frankfurt pada awal pekan ini dengan isi ceramah tentang “Islam, agama yang disalahpahami”, dirinya berceramah bersama dengan seorang da’i asal Jerman Pierre Vogel. Pihak berwenang tidak memiliki kewenangan untuk mendeportasi, setelah pengadilan mengizinkan berlangsungnya acara tersebut meskipun para pejabat di Frankfurt keberatan.

Reli atau kampanye Muslim di Frankfurt kemarin dihadiri hingga 1.500 orang yang dipisahkan berdasarkan jenis kelamin, dalam acara itu Bilal Philips hadir sebagai tamu kejutan. Da’i berusia 64 tahun tersebut telah melakukan berbagai tur di Eropa, baru-baru ini ia juga hadir di Denmark.

Meskipun Bilal tidak dapat menyampaikan pidato-pidato “keras” nya dalam tur di Eropa, tapi dia menarik banyak demonstran, sekitar 500 orang berdemo menolaknya.

Red: Fani
Sumber: Muslimdaily