Tim MER-C Indonesia Kembali Berangkat Ke Gaza

MER-C Indonesia kembali mengirimkan relawannya ke Gaza, Rabu (20/4). Kali ini yang berangkat adalah Tim Konstruksi yang akan bertugas untuk menindaklanjuti program pembangunan Rumah Sakit Indonesia (RSI) di Bait Lahiya, Gaza Utara.

“Tim yang terdiri dari lima relawan berangkat tadi malam menuju Kairo dengan menggunakan maskapai penerbangan Singapore Airlines,” demikian pernyataan MER-C.

Faried Thalib selaku pimpinan tim yang juga Ketua Divisi Konstruksi MER-C, menyatakan target tim ini adalah menentukan kontraktor pemenang tender pembangunan RSI. Saat ini sudah ada lima penawaran dari lima kontraktor papan atas Gaza. Dari kelima kontraktor tersebut. “Tim akan melakukan evaluasi, penilaian dan wawancara langsung untuk menentukan satu pemenang tender yang akan melakukan pembangunan struktur RSI yang terletak di Bait Lahiya, Gaza Utara,” kata Thalib.

Selanjutnya, tim MER-C akan melakukan penandatanganan kontrak dengan kontraktor pemenang tender, sehingga diharapkan pembangunan RS Indonesia bisa dimulai pada akhir April atau paling lambat awal Mei 2011 ini.

Lima relawan dari Jakarta nantinya akan bergabung dengan dua relawan yang sudah berada di Kairo, sehingga total relawan MER-C saat ini berjumlah tujuh orang. Kedatangan Tim Konstruksi ini memang sangat ditunggu baik oleh relawan MER-C yang sudah berada selama 8 bulan di Gaza, termasuk juga oleh pemerintah dan masyarakat Gaza.

Kementerian Kesehatan Palestina di Gaza bahkan telah mengirimkan surat undangan khusus bagi Tim Konstruksi MER-C untuk datang ke Gaza guna mempercepat program pembangunan RSI yang sudah menjadi janji rakyat Indonesia untuk rakyat Palestina sejak 2009. “Kami mohon doa dari seluruh masyarakat Indonesia, agar keberangkatan Tim MER-C kali ini diberi kemudahan dan kelancaran. Semoga Rumah Sakit bantuan dari rakyat Indonesia untuk rakyat Palestina bisa segera terwujud,” harap Thalib.

Red: Fani
Sumber: Republika