Mengaku Tuhan, Pemuda Palestina Ditangkap

Lembaga keamanan Palestina, Ahad (07/11), telah menangkap seorang pemuda berusia dua puluhan di Qalqilya, Tepi Barat. Pemuda itu ditangkap karena mengaku Tuhan, dan menyebarkan pemikirannya melalui internet. Pemikirannya banyak menyerang agama-agama Samawi, terkhusus Islam.

Menurut keterangan lembaga intelijen Palestina, pemuda itu ditangkap karena mengaku Tuhan. Ia mengaku memiliki nama dari “و” dan “ح”. Umurnya berkisar 25 tahun. Ia berhasil ditangkap berkat kerjasama dengan militer Qalqilya, sebagaimana dilansir oleh Islammemo.cc, Senin (08/11).

Pemuda ini membuka akun di Facebook. Dalam halaman Facebooknya, ia mengaku Tuhan yang sedang marah kepada para hambanya, dan juga mengklaim bahwa masa kenabian masih diperpanjang. Pemuda ini juga menyimpangkan makna ayat-ayat Al-Qur’an dan menampilkan kartun yang menghina Nabi.

Berkat ulahnya di Facebook, ia pun dihujani hujatan oleh ribuan pembaca Facebook. Akibatnya, Facebook pun memblokir akunnya. (ism/Fani)