Netanyahu Peringatkan Palestina Untuk Tidak Meminta Bantuan ke PBB

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, memperingatkan Palestina untuk tidak meminta bantuan kepada PBB soal tidak adanya kesepakatan perdamaian dan juga pengakuan terhadap negara Palestina.

“Kami mengharap warga Palestina menghormati komitmen mereka untuk dapat berdialog langsung dengan Israel,” ujar Benjamin Netanyahu, Ahad (24/10).

Netanyahu menganggap, “upaya untuk meminta bantuan kepada PBB sangat tidak logis dan tidak akan bermanfaat untuk perdamaian,” tambahnya.

Tak mau Palestina meminta bantuan kepada PBB, Netanyahu berupaya keras menghubungi Amerika guna membantu kembali terwujudnya perdamaian.

Menurut laporan salah satu stasiun radio Israel, Netanyahu akan bertemu dengan presiden Amerika, Barrack Obama, dua pekan yang akan datang, bersamaan dengan kunjungannya ke Amerika menghadiri Konferensi Tahunan Yudaisme. Bahkan, Netanyahu berkomitmen tidak akan mengahadiri konferensi itu bila pertemuan dengan presiden Amerika tidak terwujud.

Konferensi Tahunan Yudaisme itu akan diselenggarakan pada 5-9 November di Amerika Utara.

Menanggapi peringatan Netanyahu tersebut, para pejabat Palestina dan Liga Arab juga balik mengancam. Pasalnya, mereka akan terus meminta bantuan PBB untuk membekukan pemukiman Israel dan juga untuk mengakui negara Palestina.

Negoisasi antara Israel dan Palestina pernah terwujud pada awal September lalu di bawah naugan Amerika, namun negoisasi itu terhenti hingga saat ini lantaran Israel menolak pembekuan pemukimannya. (aby/Fani)