Wilders Kembali Menghina Islam

Bukan Wilders kalau tidak menghina Islam. Dalam sebuah laporan TV Australia SBS, politikus Belanda tersebut menyebut budaya Islam terbelakang dan penuh dengan kekerasan.   Tentu saja ini kesekian kalinya Geert Wilders membuat pernyataan pedas soal Islam dan muslim. Yang beda laporan ditayangkan ketika perundingan pembentukan kabinet sedang berjalan. Partai lainnya VVD dan CDA bukan anti Islam, sangat membutuhkan dukungan PVV, partainya Wilders.
  Reporter SBS Australia menjuluki Geert Wilders sebagai Kingmaker, si pemegang kunci dalam pembentukan kabinet. Dalam wawancara, Geert Wilders juga tegas menjelaskan definisi negara Islam. "Setiap negara yang penduduknya lebih dari 50 persen beragama Islam." Geert Wilders, lewat partainya PVV, punya program anti pendatang dari negara Islam.

Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono akan berkunjung ke Belanda Oktober 2010.
  Kalau penyusunan kabinet Belanda berjalan lancar, maka SBY, presiden negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia, akan bertemu dengan pemerintah dukungan partai PVV dan seorang Geert Wilders yang anti Islam. (rpb/Fani)