Kejaksaan Eksekusi Pemimpin Redaksi Playboy Senin Depan

ImageKepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan Muhammad Yusuf mengatakan, pihaknya akan memanggil Pemimpin Redaksi Majalah Playboy Erwin Arnada pada Senin 30 Agustus 2010 pukul 10.00. Erwin diharapkan datang untuk menjalani eksekusi, sesuai putusan Mahkamah Agung.   "Jika yang bersangkutan tidak hadir Senin, kita akan melakukan panggilan kedua," kata Yusuf melalui pesan pendek, Jumat 27 Agustus 2010 pagi. Namun Yusuf belum bisa memastikan kapan pemanggilan kedua dilakukan, seandainya panggilan pertama diabaikan Erwin. "Nanti kami lihat pendapat Jaksa Penuntut Umumnya. Tentunya disesuaikan dengan KUHAP."
  Sebelumnya, Kejari Jaksel mengaku kesulitan mengeksekusi Erwin. Pasalnya, Erwin sudah tidak lagi bertempat tinggal di alamat yang tertera di berkas perkara.

Mahkamah Agung RI dalam putusannya No.972 K/Pid/2008 tanggal 29 Juli 2009 telah memidana Erwin Arnada dengan pidana penjara selama dua tahun. Erwin sebagai Pemred terbukti telah menyiarkan, mempertontonkan atau menempelkan dengan terang-terangan suatu tulisan, gambar atau benda yang telah diketahui isinya melanggar kesopanan/kesusilaan. (tmp/Fani)