Hukum Mengucapkan “Shadaqallahu al-‘Azhim” Setelah Selesai Membaca Al-Fatihah dan Surat Setelahnya

Pertanyaan:

Semoga Allah memberkahi Anda. Penanya berkata: Setelah selesai membaca Surah Al-Fatihah dan surat setelahnya, apakah boleh mengucapkan, “Shadaqallahu al-‘Azhim” (Maha Benar Allah Yang Maha Agung)?

Jawaban:

Syaikh Shalih Al-Utsaimin: Mengucapkan “Shadaqallahu al-‘Azhim” setelah selesai membaca Al-Qur’an, baik di dalam shalat maupun di luar shalat, adalah bid’ah. Sebab, tidak ada riwayat dari Nabi ﷺ maupun para sahabat beliau bahwa mereka mengucapkannya setiap selesai membaca Al-Qur’an.

Perlu diketahui bahwa ucapan “Shadaqallah” termasuk ibadah, karena di dalamnya ada pujian kepada Allah dan pengagungan terhadap-Nya. Kalau itu termasuk ibadah, maka kita tidak boleh membuat-buat bentuk ibadah yang tidak disyariatkan oleh Allah dan Rasul-Nya. Jika dilakukan, maka itu termasuk bid’ah, dan setiap bid’ah adalah kesesatan.

Karena itu, jika seorang selesai membaca Al-Qur’an, hendaknya ia diam, tidak mengucapkan “Shadaqallahu al-‘Azhim” ataupun ucapan lainnya. Sebab, hal itu tidak pernah diajarkan oleh Nabi ﷺ dan juga tidak dilakukan oleh para sahabat رضي الله عنهم.

Diriwayatkan bahwa Abdullah bin Mas’ud pernah membacakan sebagian Surah An-Nisa di hadapan Nabi ﷺ. Ketika sampai pada firman Allah: “Maka bagaimanakah (keadaan orang-orang kafir nanti), apabila Kami datangkan seorang saksi dari setiap umat dan Kami datangkan engkau (Muhammad) sebagai saksi atas mereka?”

Nabi ﷺ bersabda, “Cukup sampai di situ.” Lalu Abdullah bin Mas’ud melihat kedua mata Rasulullah ﷺ meneteskan air mata.

Namun, saat itu Abdullah bin Mas’ud tidak mengucapkan “Shadaqallah”, dan Nabi ﷺ juga tidak memerintahkannya untuk mengucapkannya.

Demikian juga ketika Zaid bin Tsabit membacakan Surah An-Najm sampai selesai di hadapan Nabi ﷺ, beliau tidak mengatakan, “Ucapkanlah: Shadaqallahu al-‘Azhim.” Beliau juga tidak mengucapkannya.

Ini menunjukkan bahwa mengucapkan “Shadaqallahu al-‘Azhim” setelah selesai membaca Al-Qur’an bukan termasuk petunjuk Nabi ﷺ dan bukan pula kebiasaan para sahabat, baik ketika membaca dalam shalat maupun di luar shalat.

Sumber: Diterjemahkan dari https://binothaimeen.net/ar/voice_library/lessonDetails/