Penceramah: KH. Farid Ahmad Okbah, MA
Kajian ini membahas lanjutan syarat-syarat Lā Ilāha Illallāh. Ustadz Farid Ahmad Okbah menjelaskan bahwa orang yang dipuji Allah adalah mereka yang berilmu dan mengamalkan ilmunya.
Empat syarat yang telah dibahas:
- Ilmu – mengenal Allah dan syariat-Nya.
- Yakin – memiliki keyakinan yang kokoh terhadap kebenaran Islam.
- Menerima (Al-Qabul) – menerima seluruh ketetapan Allah dan Rasul-Nya.
- Cinta (Al-Mahabbah) – mencintai Allah, Rasul-Nya, dan keimanan di atas segala sesuatu.
Tanda Kuatnya Iman
- Mencintai keimanan dan amal saleh.
- Membenci kekafiran, kefasikan, dan kemaksiatan.
- Tidak ridha terhadap kemungkaran, minimal mengingkarinya dalam hati.
Syarat Kelima: Tunduk dan Patuh (Al-Inqiyad)
Seorang mukmin wajib berkata dan bersikap: “Kami mendengar dan kami taat.” (QS. An-Nur: 51)
Tidak boleh memilih-milih hukum Allah. Semua perintah Allah membawa kebaikan dan semua larangan-Nya bertujuan melindungi manusia dari keburukan.
Pelajaran Penting
- Islam adalah jalan cahaya, sedangkan maksiat dan kebatilan adalah kegelapan.
- Cinta karena Allah dan benci karena Allah merupakan bagian dari kesempurnaan iman.
- Nabi Ibrahim adalah teladan dalam ketaatan total kepada Allah.
- Ibadah kurban mengajarkan kepatuhan, kedermawanan, dan kepedulian sosial.
Kesimpulan:
Keimanan yang benar dibangun di atas ilmu, keyakinan, penerimaan, cinta kepada Allah, dan ketundukan penuh kepada syariat-Nya. Sikap seorang mukmin adalah sami’na wa atha’na (kami mendengar dan kami taat).