Nabi Ibrahim dalam Perspektif Al-Qur’an

Penceramah: Dr. Abdul Kholid, MA

Kajian ini membahas keutamaan 10 hari pertama bulan Dzulhijjah serta keteladanan Nabi Ibrahim dalam Al-Qur’an.

Pemateri menjelaskan bahwa 10 hari pertama Dzulhijjah merupakan hari-hari terbaik untuk memperbanyak amal saleh seperti puasa, sedekah, dzikir, membaca Al-Qur’an, dan ibadah lainnya. Di antara amalan yang sangat dianjurkan adalah puasa Arafah yang memiliki keutamaan besar dalam menghapus dosa.

Kajian kemudian berfokus pada kisah Nabi Ibrahim yang menjadi salah satu kisah terbesar dalam Al-Qur’an setelah kisah Nabi Musa. Nabi Ibrahim dikenal sebagai Khalilullah, kekasih Allah, serta bapak para nabi karena dari keturunannya lahir banyak nabi dan rasul.

Disampaikan pula bahwa tujuan kisah-kisah dalam Al-Qur’an adalah sebagai sarana hidayah, pendidikan tauhid, dan teladan bagi umat manusia. Nabi Ibrahim menjadi contoh dalam keteguhan tauhid, akhlak mulia, memuliakan tamu, serta ketaatan penuh kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Kajian ini mengajak kaum muslimin untuk memanfaatkan hari-hari mulia Dzulhijjah sekaligus meneladani keimanan dan ketakwaan Nabi Ibrahim ‘alaihissalam dalam kehidupan sehari-hari.