Istighosah Buat Siswa Ketakutan?

ERAMUSLIM.COM – Reformasi pendidikan yang dimulai dengan pengesahan Undang-undang Sisdiknas tahun 2003, mengubah paradigma manusia sebagai sumber daya pembangunan menjadi objek pembangunan secara utuh. Sistem pendidikan harus mampu membentuk individu yang memiliki karakteristik personal yang memahami dinamika psikososial dan lingkungan kulturalnya.

Dalam UU Sisdiknas tahun 2003, dipaparkan bahwa sistem pendidikan ditujukan untuk membentuk suasana belajar dan proses pembelajaran yang ideal. Namun, beberapa bagian dari sistem pendidikan masih menjadi ancaman untuk peserta didik. Hal ini diungkapkan dalam Seminar Pendidikan di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, Ahad (15/4).

“Dalam UU sisdiknas itu, pendidikan seharusnya tidak memberikan ancaman. Saat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, M. Nuh, mengatakan UN itu tidak mengancam, saya tidak setuju. Lihat saja waktu pelaksanaan doa bersama atau istighosah di sekolah-sekolah, banyak siswa yang histeris, takut tidak lulus,” papar salah satu pembicara yang juga praktisi pendidikan, Utomo Danajaya.

Beliau menambahkan, dengan diadakannya istighosah hal tersebut dapat memamerkan ketakutan siswa terhadap Ujian Nasional (UN). “Pendidikan jangan menimbulkan ancaman, sehingga anak-anak ada perasaan takut tidak lulus,” tegasnya lagi.

Pelaksanaan UN SMA sederajat yang dimulai Senin (16/4) menimbulkan ketegangan pada peserta UN. Hal ini juga menjadi salah satu faktor besarnya tingkat kecurangan. (hafshah)