Erdogan: Kapal Perang Turki Akan Kawal Bantuan ke Gaza

Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan menyatakan bahwa kapal perang Angkatan Laut Turki akan mengawal setiap kapal bantuan Turki untuk rakyat Palestina di Jalur Gaza.

Dalam pernyataannya yang disiarkan televisi Al-Jazeera, Erdogan mengatakan bahwa Turki telah mengambil langkah-langkah untuk mencegah Israel dari eksploitasi sumber daya alam secara sepihak di Mediterania timur.

Harian Turki, Aksyam, Kamis (8/9) menyebutkan bahwa Turki akan menambah lebih banyak sanksi lagi jika negara Zionis itu tetap bersikeras dengan sikapnya menolak meminta maaf kepada Turki atas penyerangan kapal Mavi Marmara.

Selain menuntut Isarel untuk meminta maaf, Turki juga mendesak Israel untuk membayar kompensasi finansial kepada keluarga korban. Dan juga, mendesak Israel untuk mencabut blokade Gaza.

Jumat lalu, Ankara telah mengumumkan pengusiran Duta Besar Israel Gabby Levy dan memutuskan semua hubungan militer, termasuk kontrak bisnis yang berkaitan dengan pertahanan.

Disamping itu, Turki berencana mengambil langkah-langkah untuk menekan Israel di forum internasional, dan yang paling penting memberikan dukungan mutlak bagi rancangan resolusi untuk mengakui negara Palestina. Turki juga akan menekan PBB dan Badan Energi Atom Internasional untuk menjatuhkan sanksi terhadap “Israel” karena kurangnya komitmen untuk perlucutan senjata nuklir. Dan yang terakhir, Turki akan menolak Israel sebagai anggota NATO. (Fani/ist)