Produk Halal Indonesia Perkuat Pasar Mancanegara

Aneka produk halal yang diproduksi Indonesia terus berupaya memperkuat pemasarannya di mancanegara dengan mengikuti pameran berkelas internasional di banyak negara, termasuk Mihas`8 yang diselenggarakan di Kuala Lumpur, Malaysia.

“Sebanyak 32 perusahaan Indonesia tampil dalam Mihas`8 dan mendapat respon positif dari konsumen mancanegara yang berkunjung ke pameran tersebut,” kata Atase Perdagangan KBRI Kuala Lumpur, Ani Mulyati, Jumat (15/4).

Menurut dia, beberapa perusahaan Indonesia dalam pameran tersebut mendapatkan penawaran kemitraan dari para pengusaha asal Malaysia ataupun dari para pengunjung mancanegara, seperti dari Republik Rakyat China (RRC).

Misalnya, peserta yang menampilkan aneka produk baksonya, telah mendapatkan mitra dari Malaysia yang ingin memasarkan produk-produknya keseluruh negeri ini.

Selain itu, ada pula pengusaha pembuat dodol asal Jawa Barat yang mendapatkan mitra dari China.

“Ini menunjukkan bahwa produk halal buatan Indonesia juga mampu merambah pasar ekspor yang lebih besar lagi,” kata Ani.

Keikutsertaan peserta Indonesia dalam Malaysia Halal International Showcase (Mihas) ke-8 yang berlangsung pada 6-9 April tersebut, tentunya berdampak positif terhadap perkembangan pemasaran, baik ke Malaysia maupun ke mancanegara.

Apalagi, lanjut dia, Mihas ini juga menjadi titik fokus untuk pedagang global, pengusaha dan produsen untuk dapat mempromosikan dan meluncurkan produk dan jasa pelayanan yang berlabel halal.

Dari informasi yang dihimpun, Mihas ini dalam tujuh tahun terakhir telah berhasil menghimpun banyak perusahaan mancanegara yang ambil bagian dalam pameran tersebut dan lebih 600 booth setiap tahunnya disiapkan oleh panitia.

Pada tahun 2010, total penjualan dalam pameran tersebut mencapai 400 juta dolar AS dengan lebih dari 32.000 pengunjung yang berasal dari 81 negara.

Di tahun 2011 ini, Mihas diikuti oleh 401 peserta yang terdiri dari 259 peserta dari Malaysia dan 142 peserta dari luar negeri seperti Thailand, China, Iran, Perancis, Vietnam, Chile, Singapura, Indonesia dan lainnya. Khusus untuk Indonesia telah mengikuti pameran ini sejak tahun 2004.

Ani mengatakan, dengan ikut serta dalam Mihas ini diharapkan produk halal Indonesia makin dikenal masyarakat di Malaysia maupun masyarakat internasional lainnya.

“Diharapkan produk halal Indonesia dapat lebih berekspansi untuk memasuki pasar Malaysia karena mayoritas masyarakatnya beragama Islam dan sangat peduli dengan kehalalan suatu produk,” katanya.

Red: Fani
Sumber: Hidayatullah