Komisi Murphy: Vatikan Sembunyikan Pelecehan Seksual

Sebuah laporan penyelidikan terbaru menyebutkan bahwa Tahta Suci Vatikan menutup-nutupi kasus pedofilia yang dilakukan oleh pendeta Irlandia Tony Walsh.

Laporan Komisi Murphy (17/12) tersebut mengkritik keras aksi pihak berwenang Gereja Dublin dan Vatikan dalam menangani kasus Walsh. Dalam laporan itu juga dijelaskan bagaimana Uskup Agung Dublin Dermot Ryan menuliskan surat dukungan kuatnya pada seorang pelaku pedofilia.

Sekitar dua puluh lahun lamanya Walsh, 57, melakoni perbuatan bejat seksual terhadap ratusan anak-anak di Irlandia. Tony Walsh dijatuhi hukuman penjara 16 tahun pada hari Selasa (6/12), setelah mengakui bersalah telah menodai seorang anak altar antara Nopember 1978 dan April 1979. Dia kemudian juga mengaku telah melakoni perbuatan bejat terhadap seorang bocah dari sebuah sekolah di barat Dublin antara Januari 1984 hingga Desember 1985.

Sebuah perintah penyelidikan dari negara atas Keuskupan Dublin tahun lalu, mengungkap bahwa para pejabat gereja Katolik melindungi sejumlah pendeta dari penyelidikan kriminal selama beberapa puluh tahun dan tidak melaporkan tindak kriminal apapun ke polisi hingga tahun 1995. Temuan itu sangat mengejutkan, sehingga memaksa tiga orang uskup Irlandia mengundurkan diri.

Uskup agung Dublin Diarmuid Martin mengatakan, Walsh sama halnya dengan Brendan Smyth, yang seharusnya sudah ditangani jauh-jauh hari.

“Tony Walsh adalah sebuah contoh klasik pedofilia beruntun setingkat Brendan Smyth. Pelajaran pertama yang harus diambil dari kasus ini yaitu satu-satunya cara menangani orang-orang seperti dia adalah dengan menghentikan mereka segera. Penundaan dan negosiasi adalah bagian dari iklim yang mendukung maraknya pedofilia semacam itu,” kata Martin.

Smyth adalah pendeta Katolik yang dikenal sebagai pemangsa anak-anak dan menggunakan jabatannya untuk mendapatkan akses ke para korban. Selama lebih dari 40 tahun, Smyth melakukan pelecehan seksual terhadap ratusan anak-anak di Belfast, Dublin dan juga di Amerika Serikat. (hdt/Fani)