Musim Haji 2010, Lampung Resmi Jadi Embarkasi Antara Pada 2010

Provinsi Lampung resmi menjadi embarkasi antara pemberangkatan calon jemaah haji, mulai musim haji tahun 2010.

Direktur pelayanan Haji dan Umroh Kementerian Agama Republik Indonesia, Zainal Abidin Suni, di Bandarlampung, Jumat, menyatakan, dengan penetapan itu, seluruh calon jemaah haji asal Lampung tidak perlu lagi menunggu di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta, dan dapat langsung berangkat setelah transit di Bandara Soekrano Hatta.
“Saya berharap pemerintah dapat lebih cepat dan lincah dalam bertindak, agar status embarkasi antara hanya berlangsung pada tahun ini saja, namun pada tahun depan dapat menjadi embarkasi dan debarkasi penuh,” kata dia.

Penyerahan Surat Keputusan Menteri Agama tentang Penetapan Provinsi Lampung sebagai embarkasi dan debarkasi antara itu berlangsung Jumat sore di Asrama haji Rajabasa Bandarlampung. SK tersebut diserahkan oleh Zainal Abidin Suni kepada Gubernur Lampung Sjachroedin ZP.

Dalam sambutannya, Sjachroedin menyatakan bahwa penetapan embarkasi tersebut sudah diperjuangkannya sejak tahun 2006. “Perjalanannya panjang, sampai saya harus meyakinkan secara langsung terhadap sejumlah menteri bahwa Lampung memang sudah layak untuk mendapatkan status itu,” kata dia.

Menurut dia, standar kelayakan itu adalah dengan membandingkan dengan daerah lain, seperti NTT, yang sudah menjadi embarkasi penuh selama delapan tahun, padahal jumlah penduduknya jauh lebih sedikit dibandingkan Lampung.

Dia berharap instansi terkait bekerja lebih keras agar hal itu bisa ditindaklanjuti dengan penetapan status embarkasi dan debarkasi penuh pada 2011. “Kuota haji kita 6.200-an orang, daftar tunggu bisa mencapai 20 ribu lebih, ini harus segera ditindaklanjuti,” kata dia.

Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Sya’roni Ma’sum, menegaskan pihaknya telah memiliki berbagai sarana penunjang yang mumpuni terkait status tersebut. “Fasilitas asrama untuk penginapan dan karantina kita sudah punya, dan bandara kita juga sedang dalam proses menjadi bandara internasional,” kata dia.

Sya’roni optimistis, status sebagai embarkasi penuh akan dapat terwujud pada beberapa tahun ke depan, mengingat dukungan dari semua instansi sangat penuh. “Ini bisa memberikan banyak keuntungan dan percepatan pembangunan ekonomi bagi rakyat, tidak ada alasan untuk tidak mendukung percepatan perwujudannya,” kata dia. (ant/Fani)