Dokumen Rahasia Ungkap Kegagalan Perang di Afghanistan

KekejamanKekejaman Militer AS di AfghanistanSitus WikiLeaks, yang fokus menangani dokumen rahasia militer, Minggu (25/7/2010), secara mengejutkan, menampilkan gambar sebuah kehancuran luar biasa yang dilukiskan sebagai perang gagal di Afganistan.   Sejumlah dokumen rahasia yang diungkap situs itu menyebutkan, pasukan multinasional telah membunuh ratusan warga sipil Afganistan tanpa pernah menyampaikan secara terus terang.
  Menurut harian The New York Times, dokumen yang dirilis situs WikiLeaks itu berjumlah lebih dari 90.000 dengan menyinggung semua peristiwa dan laporan intelijen tentang konflik selama enam tahun terakhir di Afganistan.

AS segera mengutuk publikasi dokumen itu. Pembocoran dokumen rahasia itu bersamaan dengan prediksi Kepala Staf Angkatan Bersenjata AS Mike Mullen tentang kemungkinan jatuhnya korban lebih banyak dari pasukan NATO di Afganistan dalam pertempuran musim panas ini. Selain itu, NATO juga menyatakan akan melakukan penyidikan segera terhadap laporan tentang meninggalnya 45 warga sipil Afganistan akibat gempuran pesawat tempur NATO hari Jumat lalu di wilayah Helmand, Afganistan Selatan.

Sementara itu, The Guardian melukiskan, pembocoran dokumen-dokumen itu merupakan yang terbesar dalam sejarah militer AS. Dokumen tersebut memaparkan gambaran secara rinci tentang pertempuran sengit sejak Januari 2004 hingga Desember 2009, yang menewaskan 320 anggota pasukan Inggris dan lebih dari 1.000 tentara AS. (kmps/Fani)