Viral Tentang Bulan? Ini Mukjizat Nabi ﷺ yang Sudah Terjadi Sejak Dulu

Alquran dan sains jelaskan fenomena bulan terbelah rME1YfFmgv

Belakangan ini, pembahasan tentang bulan kembali viral di berbagai media. Mulai dari fenomena astronomi hingga teori-teori yang beredar di masyarakat. Namun jauh sebelum semua itu, Islam telah mengabarkan sebuah peristiwa luar biasa tentang bulan: mukjizat terbelahnya bulan di masa Nabi Muhammad ﷺ.

Peristiwa ini bukan sekadar cerita, tetapi memiliki dasar kuat dalam hadits shahih dan ayat Al-Qur’an.

Mukjizat Membelah Bulan dalam Islam
Dalam sejarah Islam, terdapat peristiwa besar yang dikenal dengan Syiqqul Qamar (terbelahnya bulan). Mukjizat ini terjadi ketika kaum Quraisy menantang Nabi ﷺ untuk menunjukkan bukti kenabian.

Dengan izin Allah, Nabi ﷺ pun memperlihatkan mukjizat tersebut. Bulan tampak terbelah menjadi dua bagian yang jelas terlihat oleh masyarakat saat itu.

Riwayat Hadits Shahih
Peristiwa ini diriwayatkan oleh para sahabat Nabi. Salah satunya dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu ‘anhu:

“Bulan terbelah menjadi dua bagian pada masa Rasulullah ﷺ, satu bagian berada di atas gunung dan bagian lainnya di sisi yang lain. Maka Nabi ﷺ bersabda: ‘Saksikanlah!’” (HR. Shahih Bukhari dan Shahih Muslim)

Riwayat ini menunjukkan bahwa peristiwa tersebut disaksikan langsung oleh banyak orang, bukan hanya satu atau dua orang saja.

Dalil dari Al-Qur’an
Allah ﷻ juga mengabadikan peristiwa ini dalam Al-Qur’an: “Telah dekat hari kiamat dan bulan pun telah terbelah.” (QS. Al-Qamar: 1)

Para ulama tafsir seperti Ibnu Katsir menjelaskan bahwa ayat ini merupakan bukti bahwa peristiwa tersebut benar-benar terjadi di masa Nabi ﷺ, bukan sekadar simbol atau perumpamaan.

Mengapa Kaum Quraisy Tetap Tidak Beriman?
Meski telah melihat mukjizat yang nyata, kaum Quraisy tetap menolak kebenaran. Mereka bahkan mengatakan bahwa itu hanyalah sihir.

Sebagian dari mereka mencoba mencari pembenaran dengan bertanya kepada musafir dari luar Makkah. Namun ketika kabar tersebut juga dibenarkan, mereka tetap dalam kekufuran.

Hal ini menunjukkan bahwa penolakan terhadap kebenaran bukan karena kurangnya bukti, tetapi karena kerasnya hati.

Hikmah di Balik Peristiwa Ini

  1. Mukjizat bukan jaminan hidayah
    Bukti yang jelas tidak akan bermanfaat bagi orang yang hatinya tertutup.
  2. Bukti kebenaran Nabi ﷺ
    Mukjizat ini menjadi salah satu tanda bahwa Nabi Muhammad ﷺ adalah utusan Allah.
  3. Tanda kekuasaan Allah
    Peristiwa ini menunjukkan bahwa Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu, termasuk benda langit.
  4. Peringatan tentang hari kiamat
    Sebagaimana disebut dalam ayat, peristiwa ini berkaitan dengan dekatnya hari kiamat.

Penutup
Di tengah ramainya pembahasan tentang bulan saat ini, seorang Muslim memiliki perspektif yang lebih dalam. Islam telah lebih dahulu mengabarkan peristiwa luar biasa tentang bulan sebagai mukjizat Nabi ﷺ.

Semoga kisah ini tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga menguatkan iman kita kepada Allah dan Rasul-Nya.

Sumber:
Tafsir Al-Qur’an Al-‘Azhim karya Ibnu Katsir
Syarah Shahih Muslim karya Imam An-Nawawi